Kerusuhan di Wamena
Theo Hesegem: Ada Dugaan Pelanggaran HAM dalam Penanganan Kericuhan di Sinakma Wamena
Theo menyebut, megara lewat perangkat aparat keamanan melakukan penembakan terhadap warga sipil dalam upaya meredam kericuhan di Sinakma.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Arny Hisage
Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem.
Warga terprovokasi setelah membaca isu beredar di media sosial, terkait adanya dugaan penculikan anak oleh perantau di darah Distrik Napua.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kericuhan di Wamena, Massa Termakan Isu Penculikan Anak hingga Bakar Kios
Dalam info WhatsApp yang beredar, pelaku disebut menggunakan mobil pikap.
Ironisnya, penyebar iformasi menuding polisi berupaya melindungi pelaku.
Akibat kabar miring ini, emosi warga tersulut hingga melakukan pembakaran rumah.
Asap membumbung tinggi hingga membuat warga lainnya ketakutan.
Situasi pun mencekam. Mereka trauma kasus kericuhan 2019 terulang. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.