Info Boven Digoel
Selundupkan Ganja, 2 Pelajar Ditahan Satgas Pamtas RI-PNG di Boven Digoel
Total 500 gram ganja diamankan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi Pos KM 53 dari tangan dua orang pelajar dengan inisial F (17) dan A (18).
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar
TRIBUN-PAPUA.COM, BOVEN DIGOEL – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia dengan Negara Papua Nugini (RI-PNG) dari satuan Yonif 725/Woroagi menggagalkan upaya penyelundupan ganja di Kampung Kanggup, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Senin (27/2/2023).
Dari rilis yang diterima oleh Tribun.Papua.com, total 500 gram ganja diamankan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi Pos KM 53 dari tangan dua orang pelajar dengan inisial F (17) dan A (18).
Penangkapan tersebut berawal saat Satgas Yonif 725/Woroagi mendapat laporan masyarakat terkait penyelundupan barang terlarang Narkoba khususnya jenis ganja yang sering dilakukan warga dengan kedok menumpang kendaraan PT Tunas Timber Lestari yang akan berbelanja ke Kota Asiki.
Baca juga: Meninggal di Boven Digoel, Begini Kisah Hidup Jurnalis Marco Kartodikromo Semasa Hindia Belanda
Menindak laporan tersebut, Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, kemudian memerintahkan Komandan Pos (Danpos) KM 53 Letda Inf Abu Bakar untuk melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melewati Pos KM 53.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, anggota Pos KM 53 mendapat dua orang yang mencurigakan dan membawa 2 bungkus plastik yang berisikan ganja,” kata Syafruddin.
“Keduanya mengaku barang haram tersebut dibeli dari warga PNG (Papua Nugini). Dan ini adalah penangkapan yang sudah ke 4 (empat) kalinya," jelasnya.
Syafruddin juga meminta kontribusi warga untuk bersama mencegah peredaran Narkoba jenis ganja dengan melaporkan segala bentuk tindak kejahatan yang terjadi di sekitarnya khususnya di wilayah perbatasan.
Baca juga: Polsek Jair Boven Digoel Musnahkan Ratusan Botol Miras
Terlebih banyaknya Jalan-jalan tikus dan luasnya wilayah perbatasan membatasi pergerakan satgas pamtas untuk menjangkau semua wilayah dalam waktu yang bersamaan.
"Untuk itu, kami pun berharap kepada seluruh masyarakat perbatasan juga ikut berkontribusi untuk melaporkan segala bentuk tindak kejahatan yang terjadi di sekitarnya khususnya di wilayah perbatasan," tutupnya.
Saat ini para pelaku telah diamankan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi untuk diserahkan ke instansi terkait khususnya Polres Boven Digoel dan Bea Cukai Merauke untuk diproses lebih lanjut. (*)
Tribun-Papua.com
Info Boven Digoel
Kabupaten Boven Digoel
Papua Selatan
Perbatasan RI-PNG
ganja
Syafruddin Mutasidasi
Drama Praperadilan Polres Boven Digoel, Harapan Pemohon Pupus: Warinto Gultom Tetap Jadi Tersangka |
![]() |
---|
KASUS Hutan Adat Awyu Boven Digoel, Ini Tanggapan Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan |
![]() |
---|
BERITA VIRAL: Balita 3 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Digoel Papua Selatan |
![]() |
---|
Lapas Tanah Merah Siap Tampung Napi Asal Boven Digoel |
![]() |
---|
Lagi! Dua Eks Anggota Separatis Bersenjata Serahkan Senjata Api ke TNI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.