Jumat, 22 Mei 2026

TNI Kontak Tembak di Mugi Nduga

4 Prajurit TNI Gugur, Menambah Daftar Panjang Pahlawan Bangsa

Keempat prajurit gugur akibat serangan KKB pimpinan Egianus Kogoya di daerah Mugi pada Sabtu (15/4/2023) pekan lalu.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
ILUSTRASI - Prajurit TNI AL Pratu Mar Dwi Miftahul Achyar gugur dalam serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sebanyak empat prajurit gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di daerah Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Keempat prajurit gugur akibat serangan KKB pimpinan Egianus Kogoya di daerah Mugi pada Sabtu (15/4/2023) pekan lalu.

Dari catatan Tribun-Papua.com, dalam tahun ini, sudah ada enam aksi peyerangan yang dilakukan KKB di Bumi Cenderawasih.

Baca juga: BREAKING NEWS: 4 Prajurit yang Hilang Pascakontak Tembak dengan KKB di Nduga Papua Ditemukan Tewas

Enam aksi penyerangan tersebut tersebar di beberapa kabupaten diantaranya; Kabupaten Yahukimo, Nduga, Intan Jaya, Puncak, dan Kabupaten Puncak Jaya.

Dari penyerangan tersebut, total korban mencapai delapan personel TNI dan satu anggota Polri gugur.

Sementara jumlah korban luka mencapai delapan dari personel anggota TNI.

 

 

Kronologi Penyerangan KKB di Mugi

Peristiwa penyerangan KKB di Mugi bermula ketika 36 prajurit TNI sedang melaksanakan upaya pembebasan pilot pesawat Susi Air, Philip Mark Merthens, yang ditawan KKB sejak 7 Februari 2023 di daerah Mugi pada Sabtu pekan lalu.

Tiba-tiba kelompok tersebut menyerang para prajurit sehingga menyebabkan Pratu Miftahul gugur.

Pratu Miftahul terkena tembakan KKB dan terjatuh ke dasar jurang.

Saat prajurit lainnya ingin mengevakuasi jenazah Pratu Miftahul, mereka juga diserang kelompok tersebut.

Baca juga: Ini Daftar Personel TNI yang Selamat dan Gugur Saat Dievakuasi Pascakontak dengan KKB di Nduga

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel (Kav) Herman Taryaman di Jayapura, Papua, pada Minggu (16/4/2023) menyatakan, penyerangan para prajurit yang hendak mengevakuasi jenazah Miftahul terjadi pada pukul 16.30 WIT.

Beredar informasi di media sosial sejak Sabtu malam, jumlah prajurit yang diserang KKB mencapai 36 personel. Jumlah personel yang gugur sebanyak 6 orang, Jumlah personel yang ditawan sebanyak 9 orang dan 21 personel belum diketahui nasibnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved