Krisis Moneter, Kerusuhan Mei 1998, dan Lengsernya Soeharto setelah 32 Tahun Menjabat
Kerusuhan Mei 1998 diawali oleh krisis moneter dan mengakibatkan lengsernya Soeharto setelah 32 tahun menjabat sebagai Presiden RI.
Namun, kondisi tak kunjung membaik, bahkan justru semakin memburuk.
Akhirnya, kondisi ini melahirkan krisis kepercayaan di masyarakat Indonesia terhadap pemerintah.
Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, aktivis, politikus, hingga buruh, menuntut Soeharto meletakkan jabatannya.
Atas tuntutan tersebut, Soeharto menerima tekanan dari berbagai pihak.
Ia akhirnya mengumumkan mundur dari jabatan presiden Indonesia pada Kamis, 21 Mei 1998, di Istana Merdeka. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kerusuhan Mei 1998: Krisis Multisektor Menjelang Lengsernya Soeharto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Kerusuhan-massa-Rabu-1351998.jpg)