Literasi Anak Papua
Pengakuan Para Guru Usai Mengikuti In House Training 9 Komponen Literasi Selama 4 Hari
diajarkan pengawalan dalam kelas untuk materi awal agar anak mengenal suku kata, sapaan awal, tuliasan dengan benar, baik abjad dan suku kata
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tak lupa dirinya juga berterimakasih kepada pihak sekolah Yayasan Fretigo karena telah memberikan ruang dan fasilitas selama empat hari belakangan ini.
Baca juga: 21 Fasilitator Pendamping Sekolah Ikut Pelatihan Metode Pengajaran Literasi di Kota Jayapura
"Terima kasih dan mari kita bersama mengembangkan literasi saat proses pembelajaran di kelas untuk generasi anak bangsa ke depan," unkapnya.
Sebelumnya kata Direktur Yayasan Berkat Lestari, Dwi Utari Tamanbali bahwa, program literasi Yayasan Berkat Lestari bekerja sama dengan Unicef, Dinas Pendidikan Kabupuaten Mimika dan Yayasan Pendidikan membawahi sekolah swasta dampingan.
"Jadi program In House Training (IHT) adalah bentuk pelatihan peningkatan kapasitas guru dalam mengajar baca tulis agar lebih struktur dengan sasaran murid kelas awal," ungkap Dwi Utari Tamanbali.
Baca juga: Literasi 31 Anak Putus Sekolah di Pegunungan Bintang Meningkat, Jufri: Berkat Program Si-Ipar
Dikatakan Dwi Utari bahwa, para guru dilatih untuk mengajar dengan cara menyenangkan selain teori namun ada contoh konkrit dalam pelatihan ini.
"Para guru ini akan mempelajari sembilan komponen literasi yang dikelompokan menjadi kelompok dengar, ucap, baca dan tulis yang di dalamnya ada pengetahuan alfabet, fonologi, fonik, menulis kosa kata dan lainya," jelas Dwi Utari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Foto-Bersama-Usai-IHT.jpg)