Opini
Sukses Jokowi dan Ganjalan di Papua
Rakyat yang sejahtera akan berpikir dua kali untuk merdeka. Dan ingat pemberontakan rakyat, dalam sejarah dunia, dimulai dari bibit kemiskinan.
Oleh: Alex Runggeary
============
HARI ini 17 Agustus 2023, kita merayakan Hari Kemerdekaan kita bebas tak dikekang siapapun.
"Merdeka !!!".
Kita salut atas keberhasilan pembangunan di Indonesia di bawah kepemimpinan pak Jokowi.
Kita patut bersyukur telah mencapai hasil - hasil itu.
Walaupun ukuran keberhasilan itu umumnya disampaikan secara kwalitatif
Berbicara kualitatif, pembangunan di Papua khususnya masih menyisakan berbagai pesimisme bagi mereka yang menuntut- ukuran kwantitatif - seperti saya.
Baca juga: Freeport Gelar Festival Kemerdekaan di Kuala Kencana Mimika, Diawali Pembugaran Patung Kamoro
Khususnya Program Pembangunan dengan Dana Otonomi Khusus.
Secara kualitatif berbagai pihak dapat saja mengklaim bahwa Pembangunan di Papua berhasil tanpa dapat menunjukan, apa, berapa, di mana, kapan, dari mana sampai ke mana keberhasilan itu telah dicapai.
Pelbagai upaya telah dilakukan pemerintah namun hasil yang diharapkan belum juga terwujud.
Padahal sudah 20 tahun lebih kita melakukan pembangunan dengan Dana Otsus yang triliunan itu.
Lalu apa yang salah?
Pak Jokowi punya konsen (concern) yang sama dengan mereka seperti saya yang terus bertanya, "Apa yang salah?"
Pemerintah menerbitkan beberapa Perpres dengan harapan dapat memperbaiki keadaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Alex-Runggeary-Alumnus-AIM-Manila-1990-dan-ZOPP-Berlin-Jerman-1991.jpg)