Selasa, 19 Mei 2026

Info Yahukimo

Ini Alasan Bupati Yahukimo Bantah Warganya Meningal Karena Kelaparan

Guna memastikan info itu, ia memerintahkan kepada dinas terkait untuk turun langsung dengan mencarter helikopter.

Tayang:
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Tampak Kepala Dinas Sosial dan beberapa staf dinas kesehatan Pemda Yahukimo melakukan pemantauan langsung di Amuma, Selasa, (24/10/2023). 

Laporan Wartawan, Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURABupati Yahukimo, Didimus Yahuli membantah soal informasi adanya kematian warganya karena kelaparan dan wabah di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo.

Didimus mengatakan, sampai dengan saat ini warganya tidak mengalami seperti yang diberitakan di media.

"Kkami sudah punya data yang akurat. Pertama, kami sudah pastikan tidak ada kematian 22 orang karena kelaparan,” kata Didimus melalui telepon selulernya kepada Tribun-Papua.com Kamis, (26/10/2023).

Baca juga: Sejumlah Media di Papua Dituding Sebar Hoaks soal Kematian 11 Warga Yahukimo Akibat Kelaparan

“Itu tipu muslihat. Bahaya sekali penipuan seperti itu," sambungnya.

Bahkan, kata Didimus, guna memastikan info itu, ia memerintahkan kepada dinas terkait untuk turun langsung dengan mencarter helikopter.

 

 

"Kami turun dan langsung mengecek di lokasi. Kami tanya berapa orang yang masih sakit. Berapa jumlah (orang sakit) dan di mana. Kalaupun meninggal karena kelaparan, kuburannya di mana?,” ujarnya.

"Malah, masyarakat di sana bingung ditanya soal isu kelaparan tersebut. Mereka mengatakan tidak ada kelaparan di sana. Kami sudah mengecek secara langsung,” tukasnya.

Dikatakan, pihaknya juga sudah mengecek langsung ke rumah sakit, termasuk ke dokter Leo dan Dinas Sosial setempat.

Baca juga: Bencana Longsor di Yahukimo, Didimus Yahuli: Sudah Ditangani dan Lapor ke Menko PMK

"Memang ada yang meninggal pada Februari dan juga Maret sampai dengan Oktober. Ada anak kecil, ada juga yang lansia. Warga yang meninggal tersebut karena sakit. Bukan karena kelaparan,” tegasnya.

Bahkan, menurut Didimus, di wilayah Amuma seperti yang diberitakan media, tidak ada orang meninggal.

"Itu (Amuma) kosong meninggalnya. Jadi ini memang luar biasa (penipuan), saya pikir semua orang terkecoh akibat daripada wartawan yang suka tulis berita tanpa croscek narasumber yang sesungguhnya," ujanya.

Ia juga menyangkan adanya laporan kematian dari distrik lain malah diambil dan semua di bilang di Distrik Amuma. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved