Selasa, 19 Mei 2026

TPNPB Yahukimo

TPNPB Umumkan Dua Anggotanya Gugur Dalam Baku Tembak di Yahukimo

“Yoper Payage dan Marten Heluka gugur di medan perang setelah ditembak pasukan militer Indonesia pada pukul 02.00 subuh di Dekai,”

Tayang:
Istimewa
KONTAK TEMBAK - Dua jenazah anggota TPNPB Yahukimo yang dikabarkan tewas dalam baku tembak bersama aparat TNI-Polri pada Sabtu, 16 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • TPNPB Gugur: Dua anggota TPNPB Yahukimo tewas dalam baku tembak dengan aparat di Dekai.
  • Klaim Balasan: TPNPB mengklaim serangan balasan mereka menewaskan satu anggota Brimob.
  • Belum Konfirmasi: Pihak TNI-Polri belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
  • Situasi Dekai: Kondisi kota tetap kondusif dan aktivitas warga berjalan normal.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali memanas setelah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) wilayah Yahukimo mengumumkan dua anggotanya gugur dalam kontak bersenjata yang terjadi di Dekai pada Sabtu (17/5/2026) dini hari.

Pernyataan tersebut disampaikan Komandan Operasi TPNPB wilayah Yahukimo, Kopi Tua Heluka, bersama Komandan Operasi Batalyon Yamue, Dejang Heluka, kepada Tribun-Papua.com, Senin (18/5/2026).

Dalam keterangannya, kedua pimpinan TPNPB itu menyebut dua anggota yang gugur yakni Yoper Payage dan Marten Heluka. Keduanya disebut meninggal dunia setelah terjadi baku tembak dengan aparat TNI-Polri di kawasan ibu kota Dekai sekitar pukul 02.00 WIT.

Baca juga: Kodaeral Jayapura Gagalkan Penyelundupan Ganja dan Barang Ilegal Rp1,59 Miliar

“Yoper Payage dan Marten Heluka gugur di medan perang setelah ditembak pasukan militer Indonesia pada pukul 02.00 subuh di Dekai,” demikian pernyataan yang diterima.

TPNPB Yahukimo menyebut kedua anggota tersebut merupakan bagian dari pasukan aktif Batalyon Yamue yang selama ini beroperasi di sejumlah wilayah pegunungan Yahukimo.

Dalam keterangan yang disampaikan, TPNPB juga membeberkan riwayat singkat kedua anggota mereka.

Yoper Payage diketahui lahir di Seleman pada 6 April 2006. Ia disebut mulai bergabung bersama TPNPB Batalyon Yamue sejak 20 April 2022 dan aktif dalam pasukan operasi wilayah Yahukimo.

Baca juga: Pernyataan Kodam Cenderawasih soal Film Pesta Babi Dinilai Keliru dan Bukan Kewenangan Militer 

Sementara Marten Heluka lahir di Heagasem pada 1 Mei 2002. Ia bergabung dengan TPNPB sejak 8 Februari 2021 dan disebut sebagai anggota aktif yang turut terlibat dalam berbagai operasi bersama Batalyon Yamue.

Menurut pimpinan TPNPB Yahukimo, gugurnya dua anggota tersebut menjadi kehilangan besar bagi pasukan mereka di wilayah Yahukimo.

“Kami kehilangan dua pasukan terbaik yang selama ini bersama-sama berjuang di wilayah Yahukimo,” ujar mereka dalam pernyataan tertulis.

Selain menyampaikan kabar duka, TPNPB juga menyampaikan penghormatan kepada keluarga kedua anggota yang meninggal dunia.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada bapak, mama, om, dan seluruh keluarga yang telah menyerahkan kedua pasukan terbaik kepada kami,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: Wabup Sebut Malaria Masih Jadi Ancaman Serius di Kabupaten Jayapura

TPNPB Yahukimo juga mengklaim telah melakukan serangan balasan atas meninggalnya dua anggota mereka.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved