ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

PT Freeport Indonesia

PTFI Berikan Bantuan 10.000 Bibit Bambu kepada Pemprov Papua untuk Cagar Alam Pegunungan Cycloop

Gerakan penanaman 66.666 ribu bibit bambu atau sepanjang 78 KM batas penyanggah (buffer zone) sebagai tanda batas Cagar Alam Pegunungan Cycloop.

|
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Vice President Evironmental Division PT Freeport Indonesia (PTFI), Gesang Setyadi saat menyerahkan bibit pohon bambu kepada Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Suzana Wanggai. 

Suebu mengatakan, beberaoa tahun lalu ada banjir menhantam Sentani dan ratusan orang pergi.

"Itu menjadi pelajaran agar kita mesti jaga alam," pungkasnya.

Menurutnya, semua berkumpul disini dalam rangka penyelamatan Taman Eden yang Tuhan telah berikan.

"Khususnya penyelamatan Cycloop kita tidak hanya tanam pohon, lebih penting adalah menanam kesadaran manusia," ungkapnya.

Ia menambahkan, semua stakeholder mesti bersama menjaga alam Cycloop yang begitu indah.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Fasilitasi Nikah Massal Bagi 15 Pasangan Karyawan Asli Papua

"Kamu jaga dan pelihara dari padanya kamu akan hidup, kalau rusak pohon ini kamu akan mati. Sangat penting, bahwa untuk semua stakeholder seluruh komponen lapisan masyarakat harus bersama,"

"Ini kita lakukan adalah kepentingan bersama demi pemelihara iklim di Cycloop," sambung Bas Suebu.

Senada, salah satu akademisi pemerhati lingkungan di Papua, Yehuda Hamokwarong menilai, saat ini banyak permasalahan yang terjadi dalam kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloops.

"Mulai dari terjadinya pengurangan luas tutupan kawasan hutan akibat aktivitas masyarakat dalam pemanfaatan ekosistem dan sumber daya alam yang menyebabkan menurunnya kualitas sumber daya alam dan keanekaragaman hayati seperti penebangan liar, perburuan satwa liar, alih fungsi lahan, perambahan hutan, perladangan berpindah dan pemukiman illegal,” kata Yehuda. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved