Sabtu, 11 April 2026

PT Freeport Indonesia

Dorong Minat Berwirausaha, 30 Mahasiswa Ikuti workshop 'KOKARYA STUDENTPRENEUR 2023

Direktur Kemitraan dan Komunitas Krealogi Hanna Keraf mengatakan, tujuan dilaksanakanya kegiatan ini supaya mahasiswa uncen bisa belajar.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Sebanyak 30 Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Cenderawasih mengikuti workshop 'KOKARYA STUDENTPRENEUR 2023. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 30 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Cenderawasih mengikuti workshop bertajuk 'KOKARYA STUDENTPRENEUR 2023'.

Kegiatan itu bakal berlangsung selama dua hari,17-18 November 2023 di Aula FEB Uncen Waena.

Direktur Kemitraan dan Komunitas Krealogi Hanna Keraf mengatakan, tujuan dilaksanakanya kegiatan ini supaya mahasiswa uncen bisa belajar.

"Supaya memberikan kesempatan buat teman-teman mahasiswa Uncen yang tergabung dalam program student partner untuk bisa belajar langsung dari praktisi-praktisi UMKM," kata Hanna kepada Tribun Papua.com, di Aula FEB Waena, Jumat.

Hanna mengatakan, yang unik dari workshop ini adalah sebagai role model atau percontohan studi kasus percontohannya.

Baca juga: Dukung Pembangunan Infrastruktur di Papua, Freeport Manfaatkan Tailing Sebagai Bahan Campuran Aspal

"Semua itu berasal dari Jayapura langsung sehingga teman-teman pengusaha ini bisa melihat contoh yang dekat dengan kehidupan mereka tidak perlu melihat terlalu jauh dan bisa memulai dari yang kecil," ujarnya.

Hanna berharap, generasi muda terutama yang saat ini sedang berkuliah bisa memiliki opsi untuk menjadi wirausaha ketika mereka lulus.

"Tidak lagi mindsetnya adalah berebut menjadi hanya pegawai gitu, tetapi melihat bahwa menjadi pengusaha wirausaha dari mikro kecil gitu ya itu adalah opsi yang bisa kok dilakukan dan bisa dilakukan di daerah seperti Papua Jayapura," pungkasnya.

Ditanya soal jumlah, peserta kata Hanna, terbatas 30 orang dari FEB Uncen dan mahasiswa yang tergabung dalam program super studentpreneur Universitas Cendrawasih.

"Kita memang membuat kelasnya kecil di mana teman-teman bisa kerja kelompok, kami ada sistemnya praktik workshop membuat ide bisnis kemudian menguji ide bisnis tersebut dan mereka kerja kelompok dibagi menjadi beberapa kelompok dan mempresentasikan hasilnya jadi memang metodenya masih kelas kecil," tambah dia.

Sementara itu, External Outreach CorCom PTFI Arland Suruan menilai, workshoop ini adalah kegiatan yang sangat baik.

Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat dalam mempersiapkan anak muda Papua.

Baca juga: Lahan Kantor Pemerintahan Papua Pegunungan dan MRP Belum Beres, Penyebab Nikolaus Kondomo Diganti?

"Tentu didalam menilai dan menangkap peluang kerja Kedepan," kata Arland.

Arland menyampaikan, tidak selamanya peluang kerja hanya menjadi PNS atau bekerja di Freeport atau perusahaan Swasta lainya.

"Tapi sebenarnya peluang kerja itu bisa kita ciptakan sendiri," ujarnya.

Arland mengatakan, kalau memang 30 orang yang hadir hari ini bisa menjadi peluang baru, maka dalam proses penciptaan tenaga kerja kenapa tidak untuk kemudian disuport.

"Dengan 30 orang ini kita berharap kedepanya akan lebih banyak lagi lebih dari pada hari ini," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved