ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kesehatan

DAUN BUNGKUS ala Papua

Tanaman ini banyak tumbuh di daerah pesisir pantai dan dimanfaatkan sebagai obat kejantanan pagi pria dewasa.

Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
radiohmsfakfak.wordpress.com
Smilax rotundifolia, itulah nama latin dari Daun Bungkus yang merupakan satu di antara tanaman yang banyak dibudidayakan di Papua. 

Sejauh ini, khasiat daun herbal ini untuk membesarkan penis belum terbukti secara ilmiah. Informasi yang beredar masih berdasarkan testimoni pengguna.

Menurut penelitian medis, daun ini mengandung zat histamin yang dapat memberikan efek ataupun reaksi gatal ke tubuh, yang pada akibatnya dapat membesarkan penis.

Namun, karena ini hanyalah reaksi biologis, pembesaran yang terjadi bersifat sementara.

 

 

2. Bisa Memicu Reaksi Peradangan

Beberapa pengobatan herbal memang baik untuk digunakan, namun tidak semuanya juga bermanfaat.

Terkadang, bila hanya sekadar mengikuti trend saja dan belum ada penelitian ilmiah yang menguatkan, besar kemungkinan akan mengakibatkan peradangan.

Terutama buat orang yang sensitif, pengaplikasian daun ini bisa mengakibatkan kulit batang penis melepuh dan mengelupas.

Baca juga: Bawa Banyak Obat Herbal hingga Makan Ikan Lagi, Ini Cerita Ariel Tatum selama Syuting di Tanah Papua

3. Dapat Menyakiti Pasangan saat Berhubungan Seks

Penggunaan daun ini tidak hanya berisiko pada penggunanya saja, melainkan juga pada pasangannya.

Ada kemungkinan ini mengakibatkan lecet ataupun justru reaksi alergi pada pasangan.

Penis yang mengalami peradangan dan perlukaan, ketika dilakukan penetrasi, juga bisa berisiko menularkan infeksi ke pasangan.

Itulah sebabnya, penggunaan daun ini pun tidak disarankan.

4. Daun Bungkus Papua sebagai Tradisi Maskulinitas

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved