Info Jayapura
Hana Hikoyabi: Upacara Perdamaian di Kampung Kwansu Jayapura Segera Digelar
Daud Bano menjadi korban pembacokan oleh Sertu Azdar seorang anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Koramil Nimboran pada 1 Januari 2024.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Sekertaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi mengungkapkan Pemkab Jayapura akan melakukan pembayaran kepala warga Kampung Kwansu yang meninggal di 1 Januari 2024 lalu.
Pembayaran tersebut akan digelar dalam upacara perdamaian di Kampung Kwansu, Distrik Kemtuk.
Hana menjelaskan hal itu merupakan tanggung jawab Pemkab Jayapura untuk menjawab tuntutan masyarakat terkait pembayaran kepala almarhum Daud Bano warga dari Kampung Kwansu.
Baca juga: Konflik Besum Jayapura Diselesaikan Secara Adat, Seblon Dwaa: Jangan Ada Lagi Api, Ayo Jadi Penyejuk
Daud Bano menjadi korban pembacokan oleh Sertu Azdar seorang anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Koramil Nimboran pada 1 Januari 2024 hingga meninggal dunia.
Akibat kejadian itu terjadi kericuhan di Kampung Karya Bumi hingga ratusan warga mengungsi ke Distrik Nombokrang.
"Terkait masyarakat yang ada di Besum ini jadi kesalahan yang dibuat oleh perangkat (prajurit TNI) dibawahnya (yang akan) di tanggung jawab oleh Bupati Jayapura karena ini menjadi tanggung jawab pemerintah (jadi kami) mau bayar kepala diserahkan uangnya," ujarnya.
Hana mengatakan kemarin ia telah memfasilitasi masyarakat untuk bertemu Penjabat Bupati. Ia meminta masyarakat untuk menyiapkan nilai pembayaran kepala dan kapan waktu pelaksanaan upacara perdamaian.
Baca juga: Sikapi Kericuhan di Namblong Jayapura, Seblon Dwaa: Saya Hadir Meredam Situasi saat Insiden Terjadi
"Itu yang yang sudah saya fasilitasi masyarakat untuk bertemu Pj bicara besaran kapan dilakukan, semuanya disiapkan, saya sudah koordinasi kemarin sampai jam 5 sore untuk kedamaian di Besum," ujarnya.
Namun, kata Hana, masyarakat belum bertemu dengan Penjabat Bupati Jayapura karena kondisi yang sedang sakit.
"Pj masih sakit flu berat. Kita lakukan koordinasi terus harap dalam waktu dekat bisa terjadi bicara waktu damai dengan masyarakat," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/10012024-Dewan_Adat_Daerah_Grime_Nawa-1.jpg)