Sabtu, 9 Mei 2026

Freeport Indonesia

PTFI dan Dinkes Mimika Terus Dukung Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Klinik Paumako

PTFI juga menyediakan tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja bersama dengan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, PTFI melakukan berbagai upaya untuk menekan angka malaria di masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Masalah kesehatan disebagian wilayah Kabupaten Mimika khususnya masalah penyakit malaria mendorong PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui divisi Community Health Development (CHD) turut mendukung program kesehatan pemerintah daerah.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, PTFI melakukan berbagai upaya untuk menekan angka malaria di masyarakat.

Baca juga: Merajut Masa Depan Masyarakat di Kawasan Tambang Freeport

Di wilayah Distrik Mimika Timur Kabupaten Mimika, Papua Tengah terdapat satu klinik pengobatan yang dibangun PTFI dan telah melayani masyarakat sekitar sejak tahun 1992.

PTFI juga menyediakan tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja bersama dengan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

 

 

“Dukungan perusahaan terhadap pengembangan kesehatan di klinik Paumako akan terus berjalan. Kolaborasi Freeport Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika ini akan membawa manfaat yang baik bagi masyarakat,” kata Direktur & EVP Sustainable Development, Claus Wamafma.

Sejak Juni 2021, Klinik Paumako telah diserahkan PTFI kepada Pemkab Mimika bersama dua Klinik lain yang dibangun PTFI di wilayah Timika, yakni Klinik SP 9 dan Klinik SP 12.

Kemitraan baru ini merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomot 38 Tahun 2015 terkait Publik Private Partnership (PPP) atau kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang mengatur skema penyediaan infrastruktur publik yang melibatkan pihak swasta.

Baca juga: Freeport Indonesia Hijaukan Kembali Kawasan Bekas Tambang Terbuka Grasberg

Menurut dr Budiman Saragih selaku penanggung jawab Klinik Pemda Paumako menyebut, Pemkab Mimika melalui Dinkes telah menugaskan 10 orang tenaga medis di Klinik ini, ditambah empat nakes dari Freeport.

“Kami yang bertugas disini melayani masyarakat yang berdomisili di area Paomako, berkolaborasi dengan petugas nakes dari Freeport," kata Budiman.

Dikatakan, dukungan nakes ini sangat membantu berjalanannya proses pengobatan warga di klinik tersebut.

Keberadaan Klinik Paumako sejak tahun 1992 sampai saat ini memiliki kisah yang selalu diingat oleh masyarakat yang pernah mendapat pelayanan kesehatan ini klinik ini.

“Orangtua saya dulu bekerja di klinik ini sejak pertama mulai beroperasi tahun 1992 lalu, saya pun biasa berobat di klinik ini melihat langsung tim Malcon Freeport menggunakan mobil keliling melayani warga dirumah-rumah karena tidak bisa jalan ke klinik," kata Ernestina Kapan seorang warga.

Baca juga: FREEPORT INDONESIA Kembangkan Inovasi Mengolah Pasir Tailing Jadi Lebih Bermanfaat

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved