Minggu, 17 Mei 2026

Info Papua Pegunungan

Legislator Minta Pemprov Papua Pegunungan Bantu Pasien Gizi Buruk dan Tumor Asal Yahukimo

Maleaki Ahayon, bayi laki-laki berusia 1 tahun 3 bulan itu divonis gizi buruk sejak lahir dan kini mendapat penanganan intensif di RSUD Abepura.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Maleaki Ahayon, bayi laki-laki berusia 1 tahun 3 bulan itu divonis gizi buruk sejak lahir dan kini mendapat penanganan intensif di RSUD Abepura sejak 12 Februari 2024 lalu. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dua pasien Orang Asli Papua (OAP) dari keluarga tidak mampu asal Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, sepekan terakhir sedang mendapat perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda di Jayapura, Provinsi Papua.

Adalah Maleaki Ahayon, bayi laki-laki berusia 1 tahun 3 bulan itu divonis gizi buruk sejak lahir dan kini mendapat penanganan intensif di RSUD Abepura sejak 12 Februari 2024 lalu.

Baca juga: VIRAL Anak Penderita Gizi Buruk di Papua, Anton Mote: Sudah Ditangani Khusus di RSUD Jayapura

Maleaki berasal dari Distrik Ubahak, Kabupaten Yahukimo. Beberapa hari sesudah ia lahir pada November 2022, sang ibunya meninggal dunia karena sakit dan terlambat mendapat penanganan medis.

“Kebetulan beberapa waktu lalu saya ke Distrik Anggruk dan dapat informasi soal anak Maleaki Ahayon ini. Jadi dia berasal dari Distrik Ubahak. Dia menderita gizi buruk. Mamanya meninggal satu dua hari setelah melahirkan, dan diambil oleh almarhum mamanya punya kaka,” tutur Anggota Komisi V DPR Papua Nathan Pahabol, Minggu (18/2/2024).

 

 

Menurut Nathan, kondisi Maleaki sangat memprihatinkan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga, selama satu tahun lebih ini, Maleaki  hanya berada dalam noken dan kurang mendapat asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Akibatnya, kondisi fisiknya menjadi kurus. Kakinya kecil, lehernya belum kuat, dan belum bisa jalan.

“Merasa prihatin, akhirnya saya inisiatif kirim dia dan keluarganya dari Anggruk ke Jayapura dan dirawat di RSUD Abepura. Sudah lima hari dia dirawat di sana. Kemarin saya berkunjung dan puji Tuhan ada perubahan,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua ini.

Selain Maleaki, lanjut Nathan, terdapat satu pasien rujukan lain dari Kabupaten Yahukimo yang tengah dirawat di RS Dian Harapan Waena. Namanya Kostan Lelampo (16), pasien tumor di atas hidung.

Baca juga: Kasus Stunting di Kota Sorong Papua Barat Naik 3,8 Persen, 700 Anak Alami Gizi Buruk

Kostan sudah dioperasi dan telah menjalani tiga kali perawatan di rumah sakit yang sama yakni 5-12 Desember 2023 (perawatan pertama), 26 Desember 2023-5 Januari 2024 (perawatan kedua), dan 12-24 Januari 2024 (perawatan ketiga). Dan saat ini, ia sedang bersiap menjalani operasi berikutnya.

“Baik Maleaki dan Kostan ini, keduanya pasien Asli Papua yang berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka tidak punya Kartu BPJS,” bilang Nathan.

 

Apresiasi dan Harapan

Sebagai legislator Papua Dapil Yahukimo, Nathan Pahabol menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua, terutama Penjabat Gubernur, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Abepura, serta Direktur RS Dian Harapan yang telah menangani dan melayani kedua pasien ini dengan baik.

Baca juga: Tembak Pesawat Wings Air di Yahukimo, Ini Ancaman Sanksi yang Diberikan Aparat Gabungan kepada KKB

“Khsusus kepada RSUD Abepura, saya benar-benar salut karena walau sudah beda provinsi tapi masih mengutamakan kemanusiaan dan menolong warga dari Yahukimo Papua Pegunungan. Sebab secara administarasi dan pembiayaan tentu sudah berbeda,” tuturnya

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved