Front Mahasiswa Papua Demo
PAPUA Darurat MILITER
Aksi FMRPAM tersebut dilakukan berawal dari viralnya video penganiayaan terhadap warga sipil oleh oknum TNI di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - "Papua Darurat Militer" Itulah satu di antara spanduk yang dibentangkan Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Anti Militerisme (FMRPAM) saat menggelar demonstrasi di Gapura Uncen Kampus Abepura, Selasa (2/4/2024).
Aksi FMRPAM tersebut dilakukan berawal dari viralnya video penganiayaan terhadap warga sipil oleh oknum TNI di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Baca juga: 62 Massa FMRPAM Ditahan di Polres Jayapura, Kuasa Hukum Adu Mulut Bersama Petugas
asus kekerasan militer terhadap orang Papua awal tahun ini terjadi pada 3 Februari 2024 di puncak Papua, dimana 3 Orang ditangkap, disiksa dan mengakibatkan masyarakat sipil atas nama Melianus Murib meninggal dunia.
Kemudian, kasus kekerasan berikutnya pada tanggal 22 Februari 2024 di Yahukimo dimana 2 pelajar usia 15 tahun disiksa polisi dan saat ini sedang ditahan di Polda Papua.
Menurut FMRPAM, kasus penyiksaan yang terjadi di Papua sangat bertentangan dengan prinsip kemanusiaan.
Aksi tersebut dilakukan di Sentani, Expo Waena, Perumnas III Waena, Apepura, dan Jayapura Kota.
Aksi ini lokasi tujuan Kantor DPR Provinsi Papua di pusat Kota Jayapura.
Baca juga: Massa Demonstran di Waena Diadang Aparat
62 Massa FMRPAM Ditahan
Puluhan massa aksi FMRPAM di Pasar Lama, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura diamankan di Polres Jayapura, Selasa (2/3/2024).
Massa aksi yang berkumpul sejak pukul 06.00 WIT dan sedang melakukan orasi akhirnya dibubarkan oleh anggota kepolisian dari Polres Jayapura pada pukul 07.00 WIT.
Sebnayak 62 orang massa aksi saat ini sedang di tahan di Mapolres Jayapura di Doyo Baru, Distrik Waibu.
Pantauan Tribun-Papua.com, aparat keamanan hukum dari Perkumpulan Pengacara Hak Asasi Manusia (PAHAM) Papua dan ELSHAM Papua melarang pendampingan hukum kepada 62 orang yang di tahan sehingga terjadi adu mulut bersama petugas. Petugas beralasan masih dilakukan penyidikan.
Baca juga: Aksi Dibubarkan, Polisi Tahan 62 Orang di Polres Jayapura: Berikut Identitas Puluhan Demonstran
Adu mulut tersebut berlangsung dari ruang tamu utama hingga di depan ruang penyidik.
Tribun-Papua.com
Front Mahasiswa Papua Demo
Papua Darurat Militer
FMRPAM
Jeklin Kafiar
Frederickus W A Maclarimboen
RunningNews
| Seorang Demonstran Dilarikan ke Rumah Sakit Jayapura Usai Dipukul Aparat: Darah Mengucur dan Pingsan |
|
|---|
| AKHIRNYA 62 Orang Massa dari FMRPAM Dibebaskan Pascaditahan di Polres Jayapura |
|
|---|
| Ini Identitas 62 Demonstran yang Ditahan Polisi Gegara Tuntut Prajurit TNI Penyiksa Warga Papua |
|
|---|
| Massa Tuntut TNI Penyiksa Warga Sipil Diadili, Aktivitas Lalulintas di Depan Uncen Berjalan Normal |
|
|---|
| Aksi Dibubarkan, Polisi Tahan 62 Orang di Polres Jayapura: Berikut Identitas Puluhan Demonstran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/13042024-Demo_Mahasiswa-5.jpg)