PT Freeport Indonesia
Begini Pesan Nathan Kum Saat Membuka Program PBP-YET 2024 IPN PT Freeport Indonesia
Kepada 11 peserta, Nathan mengatakan, memang semua orang memiliki keinginan untuk sukses dan mendapatkan sesuatu tetapi semua itu butuh proses panjang
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartwan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Pembukaan Papuan Bridge Program (PBP) Youth Entrepreneurship (YET) 2024 di Institut Pertambangan Newangkawi (IPN) PT Freeport Indonesia (PTFI) digelar di aula IPN, Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah, Rabu (17/4/2024).
Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum pada kesempatan itu mengapresiasi program dilaksanakan oleh IPN untuk mencari peserta terbaik mengikuti pelatihan.
Kepada 11 peserta, Nathan mengatakan, memang semua orang memiliki keinginan untuk sukses dan mendapatkan sesuatu tetapi semua itu butuh proses panjang.
Baca juga: Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship Institut Pertambangan Newangkawi PTFI Digelar
"Hari ini saya menemukan ada 11 peserta PBP-YET karena telah memiliki usaha dan kini menjalani pelatihan di IPN PTFI dengan segala macam jenis usaha. Ini sangat baik mengembangkan talenta anak Papua," kata Nathan Kum kepada Tribun-Papua.com.
Nathan mengatakan, program ini bertujuan mengundang orang yang punya keinginan kuat untuk belajar mengembangkan usaha di miliki melalui PBP-YET IPN.
"Kami PTFI mendukung program ini karena bermanfaat bagi masyatakat yang menekuni dunia usaha. Saya yakin kalian akan sukses kedepan setelah belajar di IPN," katanya.
Lanjutnya, siapa yang bilang kalau orang Papua itu tidak berkembang dalam usaha. Itu hanyalah mitos karena kita semua adalah sama.
"Kita gagal karena malas belajar, malas berusaha. Tuhan menciptakan kita semua sama haya saja beda warna kulit dan rambut. Saya harap peserta tetap semangat dan maju," harapnya.
Nathan meminta kepada 11 peserta agar terus bersemangat dan mengembangkan talentanya melalui dunia usaha dimiliki. Inisiatif peserta menjadi dasar kemajuan dan pengembangan diri dalam berusaha.
"Kita PTFI ikut memfasilitasi program ini bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk mengembangkan usaha peserta," ujarnya
Menurutnya, usaha sekecil apapun digeluti peserta pasti ada hasil kedepan sehingga program ini menurutnya sangat penting dilakukan.
"Mari kita bersama berkolaborasi membangun komitmen agar para peserta bisa merasakan manfaatnya setalah menempuh pendidikan di IPN selama 3-4 bulan kedepan," tandasnya.
Baca juga: 32 Anak Papua Program Apprentice di IPN PT Freeport Indonesia Jalani Penamatan
Sebelumnya tahapan tes verbal dan numerik diikuti oleh 252 orang, kemudian yang dinyatakan lolos ke tahapan wawancara sebanyak 115 orang, dan diperoleh 48 orang yang lolos tes wawancara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Nathan-Kum-saat-memberikan-peralatan.jpg)