Info Nabire
Mengenal Daily Activity dan Livehood Warga Kabupaten Nabire
Mata pencaharian atau livelihood warga Nabire terbagi dalam 3 rumpun, yaitu masyarakat Nabire gunung, masyarakat Nabire pantai, dan pendatang.
Penulis: Yulianus Degei | Editor: Lidya Salmah
“Hasil dari jualan yang saya dapat, sebagian saya gunakan untuk membiayai sekolah anak-anak saya, dan sebagian saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti membeli pakaian, beras, minyak, garam, dan kebutuhan lainnya,” imbuh Maria.
Maria juga mengatakan bahwa, hasil dari jualan tersebut Rp. 50.000 selalu digunakan untuk membayar ongkos transportasi.
“Jarak dari kebun sampai di pasar kan cukup jauh, maka hasil dari jualan Rp. 50.000 saya potong untuk ongkos transportasi, jadi Rp. 100.000 habis untuk membayar ongkos transportasi pulang-pergi setiap hari,” pungkas Maria.
Sementara itu, pasar yang digunakan warga Nabire untuk berjualan adalah, pasar SP 2 Nabire Barat, pasar tradisional Kalibobo, pasar tradisional Karang Tumaritis, pasar sore KPR Siriwini, dan pasar kecil-kecilan di pinggir jalan. (*)
| Kodim 1705 Nabire Serahkan Peserta Latsar Satpol PP ke Pemprov Papua Tengah |
|
|---|
| Doa Jemaat Sejahtera Nabire Terjawab, Gereja Kemah Injili Dapat Bantuan Alat Musik dan Kursi |
|
|---|
| Kabupaten Nabire Masuk Kategori Paling Banyak Tunggakan Listrik |
|
|---|
| Ciptakan Kedamaian, Sejumlah Tokoh Masyarakat Nabire Dukung Ops Jaran Noken |
|
|---|
| Pemkab Nabire Serahkan Fasilitas Kesehatan ke Puskesmas, Bupati Mesak Pesankan Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/21042024-Hawakl.jpg)