Rabu, 13 Mei 2026

Pelantikan Pj Wali Kota Jayapura

SOSOK Christian Sohilait, 'Jokowinya Papua'

Christian Sohilait adalah mantan Sekda Kabupaten Lanny Jaya dan Kepala Dinas Pendidikan Papua yang kini menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Jayapura.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Pj Wali Kota Jayapura Christian Sohilait saat berbincang dengan Sekda Frans Pekey di Kantor Gubernur Papua. Diketahui, Frans Pekey adalah mantan Pj Wali Kota Jayapura yang masa tugasnya habis pada Senin (27/5/2024). Frans Pekey diganti oleh Christian Sohilait. 

Bahkan semenjak kecil, katanya, karakter dia yang pekerja keras dan suka menolong sudah terlihat. 

Baca juga: Christian Sohilait: Program ADIK dan ADEM Harus Mampu Jawab Persoalan Pendidikan di Papua

"Sejak kecil dia sudah terbiasa pisah dengan orang tua, makanya mereka mandiri. Kalau dia tinggal dengan orang lain waktu ngekos dulu, kalau belum cuci piring, dia belum mau makan, itu prinsipnya, belum lagi ibu kosnya yang suka marah-marah.”

Kemudian Ibu Yohana melanjutkan ceritanya tentang sosok anaknya yang sangat dibanggakannya.

"Dia itu seperti bapaknya, pekerja keras, memang dari kecil selalu kami ajarkan hidup mandiri agar kelak mereka terbiasa dan punya masa depan yang baik. Hasilnya sudah bisa terlihat sekarang toh," ujar Ibunya Chris.

Ketika ditanya terkait latar belakang pendidikan Christian Sohilait waktu kecil, Ibu Yohana Saiya kemudian melanjutkan ceritanya.

Menurut Ibu Yohana, anaknya memang termasuk anak cerdas, pintar serta rajin belajar. 

"Dia pernah belajar cuman pake lampu seadanya, dan masak pake serbuk kayu, itupun cuman di ruangan yang sangat terbatas, ukurannya 2x3 meter, belum lagi banyak semen, besi didalamnya, cuman dia tetap belajar,". 

Baca juga: Christian Sohilait: Penerapan Merdeka Belajar di Papua Butuh Dukungan Semua Pihak

Cinta Pendidikan

Kecintaannya terhadap pendidikan ternyata tidak semata-mata terjadi begitu saja. Hal itu juga sudah terlihat semenjak dia kecil bahkan hingga saat ini.

"Dia pernah juga jual sayur sambil sekolah waktu STM biar ada uang sekolahnya. Sekali seminggu kalau ada pesawat dari Wamena ke Sentani, sayur akan dikirim untuk dijual di Sentani.”

Benarlah kata bijak mengatakan bahwa dibalik kesuksesan seseorang pasti ada jalan berkelok yang harus dilalui terlebih dulu. T

idak ada yang instan. Semua butuh proses. Termasuk dengan Christian Sohilait. "Penderitaan" dia semasa kecil tidak lantas meruntuhkan semangatnya untuk terus bersekolah.

Belum lagi dengan jiwa sosialnya yang tinggi. Menurut Ibu Yohana, dia itu pernah tidak makan asal orang lain makan. 

"Pernah waktu dia senat, ketika ada acara, uang habis, akhirnya dia kasih dompetnya, dia hanya ambil ongkos pulang ke Sentani," terang Ibu Yohana.

Hal senada juga disampaikan Ami Allan Berti Sohilait, adik kandung Christian Sohilait.

Dimata Allan, Christian Sohilait adalah sosok yang punya kepemimpinan baik.

"Orangnya baik, penuh kasih, supel, juga tegas," pungkas Allan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved