Minggu, 12 April 2026

Artikel

Jadi Bahasa Terlangka, Taushiro Hanya Digunakan Satu Orang di Dunia

Diberitakan Express (13/1/2024), Amadeo Garcia Garcia adalah orang terakhir di dunia yang mengetahui bahasa Taushiro.

Editor: Lidya Salmah
Kompas.com
Negara Peru(Google Earth) 

TRIBUN-PAPUA.COM- Bahasa Taushiro merupakan bahasa kuno yang berasal dari Amazon, Peru termasuk satu dari beberapa bahasa paling langka yang terancam punah dalam beberapa tahun mendatang.

Pasalnya, Taushiro dulunya diucapkan ribuan orang itu sekarang hanya digunakan oleh satu orang di seluruh dunia.

Diberitakan Express (13/1/2024), Amadeo Garcia Garcia adalah orang terakhir di dunia yang mengetahui bahasa Taushiro.

Dia juga orang terakhir yang masih hidup dari sukunya.

Beberapa dekade lalu, penduduk sukunya pindah ke dalam hutan Amazon.

Mereka memutuskan hidup jauh dalam hutan untuk melindungi pemukiman dan tradisi kuno.

Sayangnya, mereka meninggal akibat penyakit dan serangan hewan buas.

Kini, hanya Amadeo yang masih hidup dari suku Taushiro.

Amadeo saat ini tinggal di Desa Intuto, tepi sungai Amazon, Peru.

Meski begitu, dia tidak tinggal bersama orang-orang Intuto.

Penutur Taushiro menghilang

Dikutip dari New York Times (26/12/2017), Suku Taushiro dan kelompok masyarakat adat Peru awalnya tinggal di sekitar sungai Amazon

Namun pada abad ke-19, perusahaan Eropa dan Amerika tiba di sana untuk memanen karet dari pepohonan.

Perusahaan itu bahkan memaksa penduduk asli menjadi budak untuk menyadap karet

Mereka juga mendirikan bangunan di tanah penduduk yang ditinggalkan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved