KM LCT Cita XX Hilang Kontak
Muat Material BTS dari Timika ke Yahukimo, KM LCT Cita XX Hilang Kontak
Harusnya KM LCT Cita XX POB 12 orang berangkat dari Timika dan direncanakan tiba di Yahukimo Kamis (18/7/2024).
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- KM LCT Cita XX dikabarkan hilang kontak saat membawa bahan material Base Transceiver Station (BTS) dari Timika ke Yahukimo, pada Senin (15/7/2024) lalu.
Kabar hilang kontak KM LCT Cita XX berpenumpang 12 orang tersebut dilaporkan oleh Ezra Muklis pada, Jumat (19/7/2024).
Harusnya KM LCT Cita XX POB 12 orang berangkat dari Timika dan direncanakan tiba di Yahukimo Kamis (18/7/2024).
Namun, hingga saat ini belum diketahui nasib dan keberadaan kapal beserta penumpangnya.
Baca juga: SAR Timika Gelar Apel Siaga Menjelang Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024
Kakansar Timika I Wayan Suyatna, usai menerima laporan langsung merespon dan mencari informasi keberadaan kapal tersebut.
Pihaknya kemudian memetakan perairan yang sering melalui jalur yang direncanakan dilalui kapal Cita XX.
"Kami sudah petakan namun hingga tidak ada satupun informasi diterima terkait keberadaan kapal tersebut," kata I Wayan Suyatna kepada Tribun-Papua.com, Minggu (21/7/2024).
Ia mengatakan, Tim SAR gabungan diberangkatkan tim sar gabungan menggunakan RIB 85 PK dari pos Asmat untuk melakukan pencarian di rute yang direncanakan dilalui kapal LCT Cita XX.
"Kemarin sudah dilakukan pencarian namun hasilnya nihil. Hari ini tim akan melakukan pencarian di lokasi yang dicurigai menjadi tempat persinggahan kapal tersebut," katanya.
Berikut identitas ke 12 awak KM LCT Cita XX hilang kontak diantaranya, Junaidi (nahkoda), Dedi Irawan Mualim, M Arif Efenfi, Haikal, Rusli, Agiera, Nimrot, Lukman, Samsudin, Asmoro, Suherman, dan Alhakim. (*)
| Mahasiswa Nduga Kecam Drama Kursi Kosong Wakil Bupati yang Tidak Kunjung Usai |
|
|---|
| Kapolda Papua Tengah Copot Kapolres Dogiyai Mince Mayor Pasca-kericuhan Berdarah |
|
|---|
| Polres Nabire Larang Penjualan BBM Eceran dan Miras Selama Aksi Massa pada 7 April 2026 |
|
|---|
| Warga Fakfak Sindir Pemerintah: Retribusi Dipungut, Jalan Berlubang Dibiarkan Jadi Kolam |
|
|---|
| Dua Tersangka Korupsi Dermaga Marampa Sudah di Sel, Direktur PT IVT Masih Bebas Karena Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/21072024-Hilang-kontak.jpg)