KPU Provinsi Papua Selatan
Ketua KPU: Coklit di Papua Selatan Telah Rampung 100 Persen
Ada beberapa wilayah yang harus dilakukan coklit secara manual oleh Pantarlih, namun tetap didukung oleh petugas PPD untuk menginput data.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Selatan mengunjungi KPU Kabupaten Mappi dan KPU Kabupaten Boven Digoel untuk melakukan monitoring pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pemilihan Serentak tahun 2024 yang dijadwalkan pada 27 November 2024.
Monitoring di Kabupaten Mappi, dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Theresia Mahuse, dan didampingi Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) Daniel Ndiwaen serta Kepala Bagian Rendatin Yuliana Handayani bersama Operator Sistem Data Pemilih melakukan Monitoring.
Sedangkan untuk Tim Monitoring Kabupaten Boven Digoel, dipimpin Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Alson Kambu didampingi Kepala Sub Bagian Rendatin Rama Apriarosadi dan Operator.
Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi di Jayapura, Asosiasi MRP Tagih Janji Presiden soal Hak Politik Orang Papua
"Kami membagi dua tugas, Saya dan Ibu Ketua memonitoring Coklit ke Kampung Bade, Distrik Edera sedangkan Kabag Yuli dan Operator standby bersama Admin KPU Mappi untuk memantau progress persentase Aplikasi ECoklit di Kantor KPU Mappi serta memandu dari jarak jauh kendala-kendala yang dihadapi terkait penggunaan aplikasi ECoklit," terang Daniel Ndiwaen.
Untuk diketahui bersama, petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) melakukan coklit dari rumah ke rumah sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024.
Ketua KPU Provinsi Papua Selatan, Theresia Mahuze, menuturkan, ada beberapa wilayah yang harus dilakukan coklit secara manual oleh Pantarlih, namun tetap didukung oleh petugas PPD untuk menginput data pada aplikasi E-Coklit dan langsung dimonitor oleh Admin KPU Kabupaten setempat.
Baca juga: Proses Coklit di Wilayah Papua Selatan Mendekati 100 Persen, Ini Kata Ketua KPU
"Keterbatasan jaringan dan perangkat seperti Handphone tidak mengurangi persentasi E-Coklit dalam aplikasi, karena pantarlih dibantu oleh PPS dan PPD untuk masuk ke sistem," ujar Theresia.
Mantan Ketua KPU Kabupaten Merauke itu menambahkan, hasil monitoring serta dukungan yang dilakukan sangat memengaruhi, hal itu dapat dilihat dari peningkatan persentase per tanggal 23 Juli 2024 mencapai 100 persen.
"Terima kasih untuk kerja keras Pantarlih, PPS, PPD dan KPU Kabupaten sudah menyelesaikan progress coklit hingga dalam aplikasi ECoklit mencapai 100 persen," ujar Theresia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/U-Provinsi-Papua-Selatan-melakukan-M.jpg)