Papua Terkini
Penundaan Pendaftaran CPNS 2024, Ini Penjelasan Kemenpan-RB
Pemerintah rencananyamembuka seleksi CASN yang terdiri dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
TRIBUN-PAPUA.COM, JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengaku tidak ingin terburu-buru membuka pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN).
Tahun ini, pemerintah rencananya akan membuka seleksi CASN yang terdiri dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Baca juga: 330 CPNS Mimika Formasi Khusus Diangkat dan Ambil Sumpah jadi ASN
Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan-RB Mohammad Averrouce mengatakan, pengadaan CASN untuk CPNS dan PPPK 2024 saat ini masih dalam tahap verifikasi dan validasi (verval) rincian formasi yang sudah diinput masing-masing instansi.
Namun, sebelumnya, pemerintah telah membuka seleksi CPNS untuk sekolah kedinasan (sekdin) pada Mei 2024.
Penjelasan Kemenpan-RB Soal Pendaftaran CPNS 2024
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, Informasi Publik Kemenpan-RB, Mohammad Averrouce menyampaikan, pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK 2024 akan dibuka jika tahapan verval dan persiapan instrumen, baik regulasi maupun sistem, sudah siap.
"Kami tidak ingin terburu-buru. Oleh karena itu, kami pastikan semuanya on the track dan meminimalisir kelalaian atau kesalahan sedetail mungkin," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (29/7/2024).
Averrouce menambahkan, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas telah menjelaskan, saat ini masih memasuki tahapan finalisasi usulan detail formasi dari masing-masing kementerian dan lembaga.
Baca juga: Seluruh Pemda di Papua Dinilai Belum Beri Ruang Bagi Difabilitas dalam Perekrutan CPNS
Sebab, usulan sejumlah kementerian dan lembaga pusat masih belum memenuhi kuota formasi yang disediakan.
"Contohnya, kementerian/lembaga pusat itu mendapatkan kuota fresh graduate sekitar 200.000 lebih, tapi sampai hingga awal Juli, finalnya kementerian/lembaga yang mengusulkan belum sampai 200.000 formasi," tuturnya.
Dia menambahkan, pemerintah akan berusaha mempercepat proses tersebut agar waktu pendaftaran CASN lanjutan segera dilaksanakan.
Menteri PANRB pun telah memberikan persetujuan prinsip formasi ASN 2024 dan menyerahkannya kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Pusat dan Daerah.
Total formasi yang disetujui itu sekitar 1,2 juta formasi, tetapi masih dapat disesuaikan, mengingat kebutuhan ASN secara nasional akan terus dioptimalkan.
Baca juga: Mahasiswa dan Pemuda Papua Selatan Khawatir Kuota CPNS 2024 Tidak Berpihak pada OAP
"Pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan formasi tersebut. Namun demikian, penetapan formasi secara bertahap akan segera diterbitkan agar proses seleksi dapat sesegera mungkin dilaksanakan," kata dia.
Arah Pengadaan CPNS dan PPPK 2024
| Jembatan Gantung di Jayawijaya Putus Akibat Konflik Warga, Puluhan Orang Hanyut |
|
|---|
| Ancaman Nyata, AJI Latih Jurnalis Papua Perkuat Keamanan Digital dan Pemanfaatan AI |
|
|---|
| Kericuhan Pecah di Mamberamo Tengah Papua Pegunungan, Tujuh Pelajar Dilaporkan Tertembak Aparat |
|
|---|
| Bahlil Sentil Tak Ada Kader Golkar dari Papua: Ini Cambuk bagi Semua Kader Untuk Kerja Keras |
|
|---|
| Digitalisasi Pelabuhan: Teknologi Satelit Jangkau Wilayah Papua dan Perbatasan Pasifik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/29092023-CPNS.jpg)