Info Jayapura
19 Dokter Spesialis di RSUD Yowari Diharapkan Mampu Tangani Pasien
Dokter yang ada di RSUD Yowari merupakan UPTD dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yakni spesialis dan sub spesialis.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura berharap kehadiran dokter spesialis mampu menangani penyakit yang diderita masyarakat di wilayah setempat.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan, saat ini kurang lebih ada 19 orang dokter spesialis yang melayani di RSUD Yowari.
Edward menjelakan, dokter spesialis yang ada rata-rata pendidikannya dibiayai secara mandiri atau memperoleh batuan beasiswa dari Pemprov Papua maupun Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan dari Kementerian Keuangan atau LPDP.
“Untuk biaya sekolah dokter spesialis sejauh ini dari anggaran Pemerintah Kabupaten Jayapura tidak ada karena difokuskan kepada pembiayaan pendidikan hingga strata satu (S1),” katanya di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, kemarin.
Baca juga: Dinkes Jayapura Antisipasi Penyakit Saat Libur Lebaran, Edward Sitohang: ISPA Masih Dominan
Dokter yang ada di RSUD Yowari merupakan UPTD dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yakni spesialis dan sub spesialis.
“Kalau dokter spesialis dan mengambil keahlian lebih detail lagi atau disebut dokter sub spesialis ada tiga orang, kemudian dokter spesialis ada 19 orang,” ujarnya.
Dia menjelaskan dokter sub spesialis terdapat tiga dan semuanya aparatur sipil negara (ASN), sementara dokter spesialis 19 orang, 16 diantaranya ASN dan tiga orang masih kontrak daerah.
Dengan kehadiran dokter spesialis dan sub spesialis dapat membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura maupun kabupaten lainnya di Papua sehingga pengobatannya tidak perlu dirujuk ke provinsi atau sampai keluar Papua.
Dia menambahkan dokter spesialis besar diantaranya spesialis anak, kandungan, bedah, penyakit dalam, saraf, patalogi klinik, paru-paru, THT, itu sudah ada sehingga sangat membantu pelayanan kesehatan di RSUD Yowari.
“Dalam formasi 170 CPNS 2024 setelah kami cek terdapat jatah dokter spesialis untuk membantu pelayanan kesehatan lebih maksimal di RSUD Yowari ke depannya,” tambahnya. (*)
| Seminar dan Pelantikan PERDATIN Papua, Bahas Penanganan Cepat Pasien Kritis |
|
|---|
| Pekerja Proyek Pemerintah Wajib Masuk Jaring Pengaman Sosial |
|
|---|
| Ketinggian Air Capai 1 meter, Warga di Tepian Danau Sentani Terancam Mengungsi |
|
|---|
| Universal Coverage Jamsostek: Menenun Jaring Pengaman Sosial di Tanah Papua |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Jayapura Dorong Kepatuhan Badan Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Sekertaris-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Jayapura-Edward-Sitohang-saat.jpg)