PENDIDIKAN DI PAPUA
215 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Universitas Muhammadiyah Papua
Tema PKKMB Tahun 2024 ini yakni 'Menyambut Dunia Baru, Menavigasi Kehidupan Kampus dengan Menumbuhkan Kepercayaan Diri'.
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Lidya Salmah
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Sebannyak 215 mahasiswa baru atau maba di Universitas Muhammadiyah Papua (UMP) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Aula UMP Jayapura, Papua, Pada, Senin (2/9/2024).
Tema PKKMB Tahun 2024 ini yakni 'Menyambut Dunia Baru, Menavigasi Kehidupan Kampus dengan Menumbuhkan Kepercayaan Diri'.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia PKKMB yang juga sebagai bidang kemahasiswaan UMP, Samda Rery menyampaikan, PKKMB merupakan program yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa baru.
"Kami di Universitas Muhammadiyah Papua ini setiap tahun itu ada peningkatan mahasiswa asli Papua dan non Papua, selalu mengalami meningkatan,"katanya.
Baca juga: UMP Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, Cek Prodi Tersedia dan Cara Daftar
Dia menjelaskan bahwa, dalam PKKMB ini ada beberapa materi penting yang dibekali kepada seluruh mahasiswa baru, diantaranya, pendidikan ideologi Pancasila, BNN, dan yang terakhir dari bank Cimb niaga.
"Diberitahukan oleh ldikti 14 bahwa, segera mengirimkan rangkaian acara untuk dilihat materi apa saja yang akan kita diberikan kepada maba,"ujarnya.
Berkaitan dengan materi pendidikan ideologi Pancasila, tutur Samda, agar mahasiwa baru memahami nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang harus dikembangkan.
Sedangkan materi BNN, lanjut dia, karena kehidupan mahasiswa di kampus itu selalu kompleks dan dinamis, di mana berkaitan dengan karakteristik mahasiswa baru.
Baca juga: Teken PKS, Telkomsel-Universitas Muhammadiyah Sorong Sepakat Akselerasikan Digitalisasi Pendidikan
Dengan demikian, informasi-informasi yang berkaitan dengan BNN tentang penyalahgunaan narkoba itu penting.
"Supaya mereka tidak berkontaminasi dengan hal-hal yang memang dilarang dan itu mengalami konsekuensi yang besar, dan kami mengangap bahwa mereka yang terjebak di dalam itu fatal yang bisa merugikan pribadi,"terangnya.
Samda menyebut, ada 215 mahasiswa baru di tahun ini, sehingga ada peningkatan kemampuan jumlah mahasiswa baru.
"Luar biasa kami sangat berapresiasi kepada masyarakat yang sudah mempercayakan Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan untuk mereka menitipkan anak-anak mereka untuk berpendidikan disini,"katanya.
Lebih jelas bahwa, masyarakat menaruh kepercayaan terhadap lembaga pendidikan di Universitas Muhammadiyah Papua, sehingga mereka menitipkan anak-anak mereka untuk dibina dan dibesarkan pola pikir, pendidikan dan sebagainya.
"Kalau untuk mahasiswa kita yang baru ini hampir rata-rata dari tahun ke tahun itu kebanyakan didominasi orang asli Papua kalau pun ada juga non Papua tapi tidak mengalami begitu banyak,"tandasnya. (*)
| Mahasiswa UMY Hadirkan Tiga Model Sekolah Alternatif di Biak Numfor Papua |
|
|---|
| Tingkatkan Budaya Literasi, Satgas Yonif 512/QY Bantu Mengajar di SD Inpres Towe Hitam |
|
|---|
| UMP Gelar Workshop Pengembangan dan Penguatan Sentra KI Tahun 2024, Ini Tujuannya |
|
|---|
| Begini Kata Rektor Universitas Muhammadiyah Papua Saat PKKMB |
|
|---|
| FK-PMLHK Jayapura Gelar Kegiatan Perkenalan Mahasiswa baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/292024-amat.jpg)