Selasa, 28 April 2026

YPMAK

Pengurus Pokja Kampung Fanamo 2024 Terbentuk, Ini Program yang Telah Dijalankan

Irma Siep mengatakan, pembentukan pengurus pokja tahun 2024 semua diserahkan kepada masyatakat yang menentukan.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Marcel
Suasana penandatanganan kontrak kerjasama pengurus pokja tahun 2024 di Balai Kampung Fanamo, Rabu (18/9/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Yayasan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI). membentuk pengurus kelompok kerja (pokja) tahun 2024.

Kali ini Tim Divisi Ekonomi YPMAK diwakili oleh Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri SianiparIrma Siep dan tim mendatangi Kampung Fanamo, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/9/2024).

Nampak antusias masyarakat hadir di Balai Kampung Fanamo menyambut kehadiran tim YPMAK untuk mendengar secara langsung rencana program kerja pokja tahun 2024.

Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri Sianipar mengatakan, kedatangan YPMAK bertujuan untuk pembaharuan kontrak pokja Kampung Fanamo dan YPMAK.

"Kami akan cek pekerjaan tahun 2023 dilakukan oleh pokja apakah sesuai dengan rencana atau tidak," kata Febri kepada Tribun-Papua.com.

Baca juga: YPMAK Sambangi Kampung Mafasimamo Agimuga Mimika, Ini Program yang Telah Dijalankan Pokja 

Irma Siep mengatakan, pembentukan pengurus pokja tahun 2024 semua diserahkan kepada masyatakat yang menentukan.

"Silahkan masyarakat pilih pengurus yang bisa bekerja dengan baik. Mau ganti pengurus atau tetap bertahan dengan yang lama itu keputusan masyatakat," singkat Irma.

Ketua Pokja Kampung Fanamo, Agapitus Menewe mengatakan, program kampung yang dilaksanakan tahun 2024 yakni pembersihan kampung persiapan, pengadaan lampu solar sel, pengadaan jaring ikan, pengembangan ekonomi jual beli ikan, lapangan bola kaki.

"Jadi semua program ini melibatkan semua masyarakat. Masyarakat senang dan antusias dengan program digaungkan YPMAK," katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena telah mempercayai pengurus pokja menjalankan kegiatan di Kampung Fanamo.

"Walaupun dananya kecil Rp 300 juta dipotong biaya operasional tetapi semua berjalan dengan baik," ungkapnya.

Sementara Kepala Suku Kampung Fanamo, Emanuel Iwami mengatakan, masih banyak kekurangan dihadapi masyarakat di kampung seperti pembukaan lahan dan alat tangkap.

"Kami butuh sentuhan langsung dari YPMAK yang selama ini telah datang di tengah-tengah masyatakat," ucapnya.

Di sisi lain Ketua RT 1 Kampung Fanamo, Hugo Imawi mengatakan, usaha penjualan ikan telah dimulai tetapi masih minim pembeli.

"Kami harap tim YPMAK bisa mensosialisasikan ini ke warga di kota agar bisa datang di Kampung Fanamo membeli hasil tangkapan masyatakat," jelasnya.

Pengurus pokja Kampung Fanamo 2024 ketua, Agapiptus Menewe, Sekretaris, Pordensiana Kawawe, Bendahara, itus Nefaro, dan anggota Edowardus Imawi dan Satorlinus Iraito. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved