Rabu, 22 April 2026

YPMAK

YPMAK Gandeng RSUD Mimika Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Tujuh Suku

Kerja sama itu mencakup layanan kesehatan, rujukan pasien ke rumah sakit lanjutan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN

Tribun-Papua.com
LAYANAN KESEHATAN - Penandatanganan PKS antara YPMAK dan RSUD Mimika di Ruang Meeting RSUD Mimika, Jalan Yos Sudarso pada Rabu (22/4/2026).(Feronike Rumere). 

Ringkasan Berita:
  • Kerja Sama Strategis : YPMAK dan RSUD Mimika resmi menandatangani PKS untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat tujuh suku di Mimika.
  • Perluasan Akses : Masyarakat OAP khususnya tujuh suku yang tidak terakomodasi di RSMM kini dapat langsung dilayani di RSUD Mimika dengan skema yang jelas.
  • Sistem Rujukan : Kesepakatan ini mencakup layanan komplementer dan kemudahan rujukan ke rumah sakit lanjutan melalui skema JKN/BPJS Kesehatan.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro atau YPMAK selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RSUD Mimika, terkait layanan kesehatan bagi masyarakat tujuh suku di Mimika.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Meeting RSUD Mimika, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mimika pada Rabu (22/4/2026).

Kerja sama itu mencakup layanan kesehatan, rujukan pasien ke rumah sakit lanjutan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (BPJS Kesehatan), serta layanan komplementer bagi masyarakat tujuh suku.

Baca juga: DPUPR Biak Numfor Gandeng Balai Jasa Konstruksi Cetak OAP Bersertifikasi

Hadir dalam kegiatan itu, Pembina Engel Enoch, Pengawas Samuel Rorimpandey, Ketua Pengurus Leonardus Tumuka, Wakil Ketua Pengurus Bidang Pemantauan dan Evaluasi Hendhaotje Watory, serta Direktur RSUD Mimika Faustina Helena Burdam beserta jajaran.

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka mengatakan kerja sama antara YPMAK dan RSUD Mimika bertujuan mempermudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP), khususnya tujuh suku.

Leonardus menyebut, selama ini masih banyak pasien OAP yang tidak bisa berobat ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), sehingga dapat langsung dilayani di RSUD Mimika.

“Pasien masyarakat Orang Asli Papua khususnya tujuh suku sangat banyak sekali yang tidak bisa ke RSMM. Bisa langsung ke RSUD,” ujarnya.

Baca juga: Bulog Papua Perkuat Literasi Pangan Kepada Generasi Muda Lewat Kunjungan Edukatif

Ia menjelaskan, kerja sama komplementer tersebut juga memudahkan proses rujukan pasien ke rumah sakit lain apabila membutuhkan penanganan lanjutan.

Menurut Leonardus, RSUD Mimika memiliki banyak mitra komplementer sehingga apabila ada pasien yang perlu dikirim atau dirujuk, prosesnya dapat dilakukan langsung melalui RSUD.

Leonardus menilai kerja sama tersebut akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan mudah.

Sementara itu, Direktur RSUD Mimika, dr. Faustina Helena Burdam, mengatakan kerja sama tersebut sebenarnya sudah berjalan sebelumnya, namun kini diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) agar hak dan kewajiban kedua pihak memiliki dasar hukum yang jelas.

Baca juga: Mal SMC Resmi Topping Off Sebagai Ikon Baru Papua Barat Daya

“Ini merupakan bukti nyata bahwa YPMAK memperhatikan masyarakat Orang Asli Papua, khususnya tujuh suku,” ujarnya.

Faustina menjelaskan, jumlah pasien di RSUD Mimika terus meningkat setiap hari. Bahkan, kapasitas 181 tempat tidur yang tersedia saat ini belum mampu menampung seluruh pasien yang membutuhkan pelayanan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved