Minggu, 12 April 2026

YPMAK

Sejumlah Program Kampung Ohotya Tahun 2023 Telah Dijalankan Pengurus Pokja dan Warga

Berharap pengurus pokja Kampung Ohotya selanjutnya menjalankan program diusulkan masyarakat dengan serius guna mengembangkan perekonomian masyatakat.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/ Marcel
Nampak pertemuan tim Divisi Ekonomi YPMAK dan masyarakat kampung Ohotya, Rabu (18/9/2024). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Yayasan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) bentuk pengurus kelompok kerja (pokja) tahun 2024.

Kali ini tim Divisi Ekonomi YPMAK diwakili oleh Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri Sianipar Irma Siep dan tim mendatangi Kampung Ohotya, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/9/2024).

Selain melakukan perpanjangan kontrak pengurus pokja tahun 2024 karena masa pengurus tahun 2023 telah selesai, tim juga melakukan pemantauan program dijalankan pokja.  

Kepala Kampung Ohotya, Bernadus Irahewa pada kesempatan itu mengapresiasi kedatangan tim YPMAK karena selama ini selalu berada ditengah masyatakat.

"Kami sudah lama menunggu kedatangan tim YPMAK agar program kerja selanjutnya tahun 2024 bisa berjalan dengan baik," kata kepada Tribun-Papua.com.

Baca juga: Pengurus Pokja Kampung Fanamo 2024 Terbentuk, Ini Program yang Telah Dijalankan

Ia berharap pengurus pokja Kampung Ohotya selanjutnya menjalankan program diusulkan masyarakat dengan serius guna mengembangkan perekonomian masyatakat.

"Jadi kalau memang ada kinerja anggota pokja tidak maksimal maka bisa diganti. Ini semua untuk masyarakat," ungkapnya. 

Ketua Pokja Kampung Ohotya, Daniel Bipuaro mengatakan, tahun 2023 program dijalankan diantaranya kelompok usaha nelayan, ternak babi, ternak ayam, kelompok usaha perkebunan.

"Semua itu dianggarkan masing kelompok senilai Rp 8 juta dan telah disalurkan kepada kelompok ini," katanya.

Lanjutnya, program nelayan berjalan tetapi dalam tahapannya tidak maksimal karena ada kendala.

"Kalau perkebunan saat ini masih aktif. Tanaman jangka panjang seratus persen adalah kebun pisang," ujarnya.

Baca juga: Gelar Workshop Sosialisasi dan Simulasi SOP P3&K YPMAK, Ini Kata Yohan Wambrau

Ia menyebut, rehabilitasi WC umum tiga unit beserta pengadaan salib Yesus juga dilakukan oleh pokja kampung.

"Ke depan kami akan terus berusaha menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," katanya.

Adapun pengurus pokja Kampung Ohotya tahun 2024 yakni, ketua Daniel Bipuaro, sekretaris, Frans Matinarewa, bendahara, Adam Irahewa, anggota, Dortea Aniparo dan Yulius Apewa. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved