Kamis, 23 April 2026

Info Papua

Lewat Seni, Indonesia Art Movement Kampanye Cegah Korupsi di Papua

Presiden Indonesia Art Movement, Muhamad Ilham Mustain Murda, mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk membangun kesadaran publik terhadap bahaya korupsi

Penulis: Amatus Hubby | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/Amatus
Presiden Indonesia Art Movement, Muhamad Ilham Mustain Murda saat memberikan sambutan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Indonesia Art Movement (IAM) mengkampanyekan pencegahan korupsi melalui pemutaran film dalam rangkaian Anti Corruption Film Festival (ACFFest) yang bertema 'Layar Tumbuh Papua' sebagai upaya memberantas korupsi melalui seni di Papua.

Baca juga: Rencana Aksi Pencegahan Korupsi se-Papua Digelar, Begini Harapan Pj Gubernur Ramses Limbong

Presiden IAM, Muhamad Ilham Mustain Murda, mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk membangun kesadaran publik terhadap bahaya korupsi, terutama di Papua.

"Festival ini menampilkan sejumlah film pendek yang mengeksplorasi tema jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil,"katanya saat diwawancarai di Jayapura, Papua, Sabtu (26/102024) malam.

Baca juga: UPDATE: Kejati Papua Kembali Sita Uang Hasil Dugaan Korupsi PON XX Rp 978 Miliar

Menurutnya, ACFFest Layar Tumbuh Papua dapat memberikan ruang bagi masyarakat Papua untuk menonton, berdiskusi, dan terinspirasi dari kisah nyata dampak korupsi.

"Film-film yang ditayangkan antara lain Gombal From Home, Sa Pu Nama Moses, Kronik Puriwicara, Persen-an, Subur itu Jujur, Teciduk, dan Home Sweet Home," ujarnya.

Baca juga: UPDATE: Kejaksaan Tinggi Papua Sita Uang Korupsi PON Rp 3 Miliar 

Dia juga menjelaskan dalam kegiatan festival ini pihaknya juga menghadirkan lomba rap battle, dance battle, dan stand up comedy.

"Kami yakin lewat sinema aksi ini adalah momentum bagi kita untuk memberantas korupsi di Papua mengingat tingginya angka kasus korupsi serta aksi ini menjadi momen penting untuk menyebarkan nilai-nilai antikorupsi," Ilham.

Baca juga: Ada Calon Kepala Daerah di Papua Terlibat Korupsi Dana PON XX, Begini Kata Jaksa

Ilham menambahkan bahwa, kasus korupsi di Papua terus meningkat, termasuk penyelewengan dana Otonomi Khusus (Otsus) dan anggaran PON XX Papua, yang seharusnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved