Rabu, 15 April 2026

Info Biak Numfor

Dikdaya dan IGI Biak Gelar Seminar Nasional Bagi Para Guru

Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan semakin kompleks guru sebagai ujung tombak pendidikan.

Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Lidya Salmah
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
Seminar Nasional “Strategi Implementasi kebijakan jenjang karir dan pengembangan kompetensi guru abad 21 untuk pendidikan inklusif yang berkeadilan” yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Ikatan Guru Indonesia Cabang Biak, Sabtu (02/11/2024) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK- Sebanyak 130 orang Guru tingkat SD, SMP, SMA dan SMK ikut Seminar Nasional “Strategi Implementasi kebijakan jenjang karir dan pengembangan kompetensi guru abad 21 untuk pendidikan inklusif yang berkeadilan” yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Ikatan Guru Indonesia Cabang Biak, di Swiss bellhotel Cendrawasih Biak, Sabtu (02/11/2024)

Pj Bupati Biak Numfor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Sekda Biak Numfor, Zacharias L Mailoa, menyampaikan, tema seminar nasional yang dilaksanakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Cabang Biak menjadi relevan dan penting untuk menjawab tantangan dunia pendidikan di abad ke -21 dimana inklusivitas pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh anak bangsa menjadi perhatian serius pemerintah.

Baca juga: Ini Penjelasangan Pj Bupati Biak Numfor Papua Terkait Belum Selesai Seleksi Calon DPRK Jalur Otsus 

Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan semakin kompleks guru sebagai ujung tombak pendidikan memerlukan kompetensi yang lebih dinamis dan adaptif untuk menghadapi perkembangan zaman.

“Maka dari itu kebijakan yang mendukung jenjang karir serta pengembangan kompetensi guru harus diimplementasikan dengan baik untuk memastikan kualitas dan relevansi pembelajaran di sekolah,” kata Plt Sekda

Dikatakan, pendidikan inklusif dan berkeadilan menjadi tanggung jawab bersama dimana harus disadari bahwa pendidikan inklusif adalah pendidikan yang menghargai keberagaman dan berusaha menciptakan lingkungan belajar yang adil bagi seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, atau tingkat kemampuan peserta didik.

Baca juga: HUT Humas Polri, Kapolres Biak Numfor Papua Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan

“Kebijakan jenjang karir dan kompetensi guru di abad 21 harus berorientasikan pada kesiapan guru untuk membangun ruang-ruang pendidikan yang menyambut semua anak bangsa dengan setara dan adil. Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab guru dan sekolah tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama termasuk pemerintah, masyarakat, dan orang tua,” ujarnya 

Diharapkan melalui seminar ini dapat melahirkan gagasan – gagasan segar serta kolaborasi yang dapat diimplementasikan dalam kebijakan serta program kerja daerah.

“Semoga seminar nasional ini dapat mengasilkan inovasi baru yang membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Biak Numfor,” tandasnya.

Baca juga: 3.672 Peserta Ikut Tes SKD Berbasis CAT CPNS Tahun 2024, Ini Pesan Pj Bupati Biak Numfor

Sementara, Kepala Balai Guruu Penggerak Provinsi Papua, Fatkurohmah, mengatakan, seminar nasional  ini merupakan momen penting bagi mereka yang berkecimbung di dunia pendidikan dalam membahas terkait perkembangan dalam dunia pendidikan dengan menghadirkan para narasumber yang berpengalaman didunia pendidikan.

Lebih lanjut, dikatakan, saat ini kita berada di abad 21 yang membawa tantangan baru dalam dunia pendidikan yang ditandai dengan adanya perkembangan teknologi, globalisasi yang membawa perubahan kompetensi bagi peserta didik.

Baca juga: Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dukung Program Inovasi INSOS di Kabupaten Biak Numfor

Di sini diharapkan guru pun memiliki kemampuan yang berkembang seiring dengan perkembangan atau kompetensi di abad 21. 

“Seorang guru harus semakin terampil untuk bisa berpikir kritis, kreatif, memiliki kemampuan untuk berkolaborasi, kemampuan untuk melakukan literasi digital agar dapat memfasilitasi peserta didiknya dalam menyiapkan perubahan jaman,” katanya

"Pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan bangsa, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan perkembangan teknologi saat ini yang begitu pesat sehingga tidak mungkin bisa dibendung tetapi yang harus diubah adalah kita sendiri dimana kita dituntut untuk terus beinovasi dan memperbaharui metode pemmbelajaran yang sesuia dengan perkembangan jaman, kebutuhan siswa, karakteristik siswa yang ada di tempat kita".

“Para guru di tuntut memperbaharui diri dan metode mengajar yang sesuai dengan perkembangan zaman, sesuai kebutuhan dan karakteristik siswa di sekolah masing – masing,” ungkapnya.

Baca juga: Teknologi INSOS Bantu Sistem Keuangan Daerah di Biak

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved