Kamis, 16 April 2026

Sejarah Pohon Natal

Sejarah Pohon Natal: Dari Ritual Kuno hingga Tradisi Modern

Pohon Natal, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Natal, memiliki sejarah yang panjang dan kaya akan makna.

Editor: Lidya Salmah
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Pohon Natal. 

Pohon cemara, misalnya, mulai dikaitkan dengan pohon kehidupan di Taman Eden.

Munculnya Pohon Natal Modern

Jerman Abad ke-16: Pohon Natal dalam bentuk yang kita kenal sekarang pertama kali muncul di Jerman pada abad ke-16.

Orang-orang Kristen di Jerman mulai membawa pohon cemara ke dalam rumah mereka dan menghiasinya dengan roti jahe, kacang, dan apel.

Martin Luther:

Konon, Martin Luther adalah orang pertama yang menambahkan lilin pada pohon Natal, melambangkan bintang di langit yang menuntun para Majus kepada Yesus.

Penyebaran ke Eropa:

Tradisi ini kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Di Inggris, Ratu Victoria dan Pangeran Albert mempopulerkan pohon Natal pada abad ke-19.

Baca juga: Pohon Natal Identik dengan Pohon Cemara, Ini Sejarah di Baliknya

Amerika:

Pemukim Jerman membawa tradisi pohon Natal ke Amerika Serikat, namun awalnya menghadapi penolakan dari kalangan Puritan.

Baru pada abad ke-19, pohon Natal menjadi populer di Amerika.

Makna Pohon Natal

Simbol Kehidupan Abadi:

Pohon cemara yang tetap hijau sepanjang tahun melambangkan kehidupan abadi dan harapan di tengah musim dingin.

Pohon Keluarga:

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved