Nabire
Legislator Papua Tengah Ini Angkat Bicara Soal Program MBG di Bumi Cenderawasih
Artinya, masyarakat tahu mana yang lebih penting bagi mereka, jadi kritik terhadap MBG bukan berarti menghalangi hak rakyat, melainkan bentuk pengawas
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Aksi penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pelajar SMP dan SMA pada Senin, 17 Februari 2025 di Bumi Cendrawasih, menjadi jadi sorotan publik.
Dari aksi tersebut, ada pihak yang memberi nilai positif maupun negatif.
Menyikapi hal itu, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Peanus Uamang angkat biacara.
Peanus mengatakan, MBG memang program pemerintah pusat, namun perlu melihat kembali bahwa, Papua sebagai daerah khusus.
"Untuk itu, setiap program yang ada, perlu dilihat kembali, apakah benar-benar itu dibutuhkan masyarakat atau tidak," kata Peanus kepada Tribun-Papua.com, Rabu, (19/2/2025).
Lalu, berkaitan dengan aksi penolakan MBG, Peanus bilang, masyarakat mempunyai hak penuh untuk menilainya, karena program itu dibiayai oleh anggaran negara yang bersumber dari pajak masyarakat.
"Sehingga mengenai aksi penolakan yang terjadi kemarin, sebagai wakil rakyat di DPR Provinsi Papua Tengah, kami sifanya menampung semua aspirasi yang ada, sebab pada umumnya yang dibutuhkan masyarakat adalah pendidikan dan kesehatan gratis, karena itu penting," ujarnya.
Selain itu menurut Peanus, aksi kemarin juga merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam mengawasi anggaran pemerintah.
"Artinya, masyarakat tahu mana yang lebih penting bagi mereka, jadi kritik terhadap MBG bukan berarti menghalangi hak rakyat, melainkan bentuk pengawasan terhadap pengelolaan anggaran publik," pungkasnya. (*)
Tribun-Papua.com
Info Nabire
DPRP Papua Tengah
Peanus Uamang
Aksi Tolak MBG di Nabire
Demo MBG
MBG di Nabire
| 6 Suku Asli Nabire Bersatu Siapkan Langkah Besar Kawal Masa Depan Adat |
|
|---|
| Polres Nabire Larang Penjualan BBM Eceran dan Miras Selama Aksi Massa pada 7 April 2026 |
|
|---|
| Bukan Sekadar Slogan, FKUB Papua Tengah Kerahkan 60 Relawan Lintas Agama di Nabire |
|
|---|
| Pemkab Nabire Siapkan Langkah Hadapi Krisis Daging Sapi yang Mulai Terasa |
|
|---|
| Pamit Memancing, Pria di Nabire Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Ubi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Peanus-DPRP-papteng-19-feb-25.jpg)