OPM bunuh pekerja di Yahukimo
OPM Bunuh Pekerja Tambang di Yahukimo, Berikut Puluhan Nama Korban
ama-nama pekerja tambang meninggal dunia antara lain, Sahrudin mengalami luka bacok di kepala, Wawan (22) terkena panah, Gorontalo terkena panah, Feri
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, YAHUKIMO - Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama dikabarkan membunuh pekerja tambang emas di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.
Data dihimpun Tribun-Papua.com pembunuhan tersebut berlangsung pada, Minggu (6/4/2025) dengan menewaskan pendulang emas bernama Saharuddin asal Sulawesi Selatan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Komandan Koramil Koroway Bulanop Kodim 1704 bahwa korban tewas akibat penyerangan OPM, lebih dari satu orang.
Baca juga: TPNPB-OPM Klaim Bunuh 11 Warga Yahukimo yang Diduga Sebagai Intelijen Aparat
Ada indikasi OPM yang melakukan penyerangan tersebut berasal dari kelompok Kodap XVI Yahukimo yang terdiri dari Batalyon Yamue dan Batalion WSM serta mendapat bantuan dari Kodap III Ndugama Derakma.
Sebagian besar penambang yang selamat masih bersembunyi di hutan untuk meloloskan diri.
Separuhnya lagi sudah meloloskan diri melalui jalur sungai ke Distrik Koroway Bulanop, Kampung Mabul, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Saat ini para penambang yang masih berada di hutan hutan diperkirakan berjumlah kurang lebih 30 orang dan rencananya akan dijemput menggunakan perahu.
Baca juga: Masyarakat Asli Papua Kutuk OPM Karena Tindakan Brutal Terhadap Guru-Nakes Yahukimo
Infomasi sementara yang diperoleh tribun, nama-nama pekerja tambang meninggal dunia antara lain, Sahrudin mengalami luka bacok di kepala, Wawan (22) terkena panah, Gorontalo terkena panah, Feri Muarakun terkena tembakan, Stanly tertangkap, Sanger tertangkap dan Aidil dibacok leher belakang.
Adapun korban selamat berjumlah 35 orang di Distrik Koroway Bulanop, Kampung Mabul Kabupaten Mappi diantaranya, Jaktam, Elo, Junus, Alma, Iqbal, Erdin, Feni, Meylani, Helma, Jefer, Imanuel, Albert.
Selanjutnya, Aldo, Samuel, Andi K, Agus S, Muktar, Nenak, Rasi, Celu, Mas Botak, Irwan, Syemal, Fadil, Aca, Robert, Johan, Bram, Syawang, Markus, Melki, Maikel, Ele, Rio dan Jon.
Baca juga: Drama Aske Mabel Diungkap TPNPB: Tawarkan Senjata dan Keinginan Bergabung Tapi Ditolak
Kemudian korban yang terpisah dengan rombongan dan belum ada kabar pasti sampai saat ini, Bungsu Hari, Sahrudin, Anwar Tejo, Mustafa, Mursaleh, Sahmady, Agung, Iyan, dan Ansar.
Kepala dusun bernama Dani bersama istrinya Geby kemungkinan selamat menurut keterangan dari penambang yang baru turun.
Senjata yang digunakan kelompok OPM membunuh pendulang antara lain parang, panah, 2 pucuk senjata laras panjang.
Baca juga: Miris, Sampah Berserakan di Pusat Perbelanjaan Kota Nabire
Kelompok OPM yang melaksanakan pengejaran terhadap masyarakat penambang disebut kurang lebih berjumlah 25 orang.
Berdasarkan informasi bahwa proses evakuasi lebih dekat dari Kabupaten Asmat, Distrik Koroway atau Tanah Merah Bovendigoel, dikarenakan berbatasan langsung dengan Kabupaten Asmat dan Bovendigoel yang memiliki akses lebih dekat dengan jalur sungai.
Tidak terdapat pos aparat keamanan di lokasi penambangan. Saat ini tim dan forkopimda melaksanakan rapat koordinasi dalam mengambil langkah dan mencari informasi yang valid.
Baca juga: Libur Idul Fitri Berakhir, ASN Pemkab Jayapura Diminta Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Hingga berita ini disiarkan, Tribun-Papua.com masih terus menggali informasi lebih jauh terkait insiden itu.(*)
Tribun-Papua.com
OPM Yahukimo
korban kekerasan TPNPB-OPM
TPNPB/OPM
pembunuhan di Yahukimo
Pendulang Emas di Yahukimo
Polisi Yahukimo
TNI di Yahukimo
Yahukimo Terkini
| Jadwal Kapal Pelni KFC Jetliner Terbaru 7 hingga 10 Januari 2026 |
|
|---|
| Saat Lesman Tabuni Berpamitan: Kisah Pengabdian di Balik Kinerja Maksimal Dinkes Jayawijaya |
|
|---|
| Rahmad Darmawan Ungkap Kebutuhan soal Pemain Baru untuk Lengkapi Skuad Persipura |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Gunung Dempo Terbaru Januari 2026, Lewati Sorong, Manokwari, Jayapura |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Binaiya Terbaru Januari 2026, Cek Waktu Kedatangan di Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/opmbunn.jpg)