Selasa, 28 April 2026

OPM Yahukimo

Ancaman Serius, TPN-PB Janji Terus Serang Warga di Pedalaman Papua yang Diduga Intelijen

"Panglima Indonesia mengatakan PNS, guru-guru masyarakat sipil itu adalah orang mu, mulai hari ini saya akan operasi baik-baik dan kepala ini saya kir

Tribun-Papua.com/istimewa
TPNPB/OPM: Tangkapan layar video pernyataan TPNPB terkait operasi warga yang diduga mata-mata atau intelijen di pedalaman Papua. Video itu dikeluarkan Rabu, (9/4/2025). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Buntut pernyataan panglima TNI Republik Indonesia yang beredar di berbagai media dan mengatakan TNI mulfi fungsi di Papua yaitu mengajar dan juga menjadi pelayan kesehatan, kini menjadi boomerang bagi pemerintah.

Pernyataan tersebut menjadi dasar dan motivasi kuat kepada anggota Tentara Pembebasan Nasional-Papua Barat (TPN-PB) untuk membunuh sejumlah tenaga guru, tenaga kesehatan serta masyarakat non Papua atau warga perantau yang berada di pedalaman Papua.

Baca juga: OPM Bunuh Pekerja Tambang di Yahukimo, Berikut Puluhan Nama Korban

Seperti yang diakui oleh Anggota TPN PB Wilayah Yahukimo dan Korowai, dibawah pimpinan Semut B Sobolim. Dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi dan baru menewaskan lagi satu mata-mata.

"Saat ini hari Rabu bulan 4 2025 kami TPN- PB Yahukimo Korowai melakukan operasi di Kali Merah dan menewaskan satu mata-mata," katanya melalui video pernyataan sikap yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis, (10/04/2025).

tptptpptp
KORBAN TPNPB: Jenazah salah satu warga non Papua yang dibunuh oleh TPNPB karena diduga sebagai mata-mata.

Bahkan ia mengancam potongan kepala dari salah satu yang diduga sebagai mata-mata tersebut, untuk dikirim kepada panglima TNI.

Baca juga: Papua Gempar, OPM di Yahukimo Klaim Balas Pernyataan Panglima TNI dengan Eksekusi 11 Pendulang Emas

"Kepala ini saya kirim ke Panglima Indonesia," katanya.

Ia juga menyinggung soal pernyataan Panglima yang mengatakan bahwa para tenaga pengajar dan tenaga perawat adalah anggotanya, maka dirinya mengancam akan menghilangkan nyawa mereka.

"Panglima Indonesia mengatakan PNS, guru-guru masyarakat sipil itu adalah orang mu, mulai hari ini saya akan operasi baik-baik dan kepala ini saya kirim ke anda Pamglima," katanya.

Baca juga: Terungkap, Ada 15 Anggota KKB Papua yang Serang Guru dan Nakes di Pedalaman Yahukimo

Bahkan ia menegaskan bahwa operasi yang mereka lakukan tersebut tidak akan pernah berhenti tetapi terus berlanjut.

"Bukan saat ini saja, seterusnya saya akan operasi sampai benar-benar Papua Merdeka,”ancamnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved