Jumat, 1 Mei 2026

BPS jayawijaya

BPS Tambah Jumlah Desa Cantik di Kabupaten Jayawijaya

Program Desa Cinta Statistik di Kabupaten Jayawijaya telah dimulai dari tahun lalu di Kampung Kama, Distrik Wasaput. Dan tahun ini kami mulai menjalan

Tayang:
Penulis: Amatus Hubby | Editor: Marius Frisson Yewun
Tribun-Papua.com/Amatus Huby
BPS WAMENA: Suasana Staf BPS Kabupaten Jayawijaya saat memberikan materi mengenai desa cinta statistik di Kampung Lantipo, pada Rabu (25/6/2025). Lantipo menjadi kampung ke dua di Jayawijaya yang ditetapkan sebagai desa cantik. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jayawijaya, Papua Pegunungan melakukan sosialisasi program desa cinta statistik (Cantik) di Kampung Lantipo untuk meningkatkan pemahaman aparat kampung dalam menyusun laporan pada Rabu (25/6/2025).

Ketua Desa Cinta Statistik BPS Kabupaten Jayawijaya Robert WB Talubun di Wamena, Rabu mengatakan kegiatan ini merupakan program nasional yang diturunkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI ke seluruh wilayah di tanah air.

Baca juga: Dispar Biak Numfor Tingkatkan Pemahaman 50 OAP Pemandu Wisata

"Program Desa Cinta Statistik di Kabupaten Jayawijaya telah dimulai dari tahun lalu di Kampung Kama, Distrik Wasaput. Dan tahun ini kami mulai menjalankan program yang sama di Kampung Lantipo,"katanya.

Dalam menjalankan program ini pihaknya bersama-sama dengan pengelola data di Kampung Lantipo untuk dibimbing sehingga data yang nantinya dihasilkan benar-benar berkualitas.

Baca juga: Ribka Haluk Ultimatum Pemda se-Papua: Selesaikan Administrasi Penyaluran Dana Otsus dalam Seminggu

"Kami berharap pengelola data mampu menghasilkan laporan yang baik untuk sebuah kemajuan di kampung, daerah maupun secara nasional,"ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa program desa cinta statistik merujuk kepada bimbingan dalam pengelolaan data di tingkat kampung dalam sebuah sistem atau aplikasi yang digunakan.

Baca juga: Pelaku Penganiayaan di Masjid Al-Ikhlas Merauke Akhirnya Ditangkap

"Program ini lebih kepada bimbingan dalam pengelolaan data, sistem dan aplikasi sehingga pengelola data mampu membuat laporan yang baik dan benar,'katanya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayawijaya Lepinus Gombo memberikan apresiasi terhadap sosialisasi dan pembinaan program desa cinta statistik di Kampung Lantipo, Distrik Walesi.

Baca juga: Ronny Elopere: Layanan Pembangunan di Jayawijaya Jangan Dibedakan Berdasarkan Denominasi Gereja

"Kegiatan atau program desa cinta statistik itu baru dilaksanakan dua kampung Jayawijaya dari 328 kampung. Tahun lalu kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Kama dan tahun ini di Kampung Lantipo," jelasnya.

Dia menilai program ini sangat bagus dalam membantu kampung di Jayawijaya dalam membuat profil kampung, monografi yang selama ini memang agak kesulitan pihaknya mengakses dari setiap kampung di daerah ini.

Baca juga: Hujan Mengguyur Ibu Kota Papua Tengah, Berikut Info Cuaca Kabupaten Nabire Hari Ini

"Dari teknis dan metodologi pendataan nya itu kami DPMK belum memiliki kapasitas pendataan secara akurat dalam metodologi statistik. Tetapi dengan dukungan BPS maka masalah yang kami alami selama ini akan tuntas, karena BPS dengan segala kemampuannya akan memberikan bimbingan kepada pengelola data di kampung ini," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved