Jumat, 10 April 2026

Pemkab Jayawijaya

Pemkab Jayawijaya Rencanakan Pembangunan Jalan Dolinggame Pada 2026

Programnya sudah saya usulkan, tapi karena dana yang tersedia terbatas akibat pemangkasan dari pusat, maka kemungkinan besar pembangunan akan dilakuka

Tribun-Papua.com/Noel Iman Untung Wenda
JALAN DI JAYAWIJAYA : Tampak jalan penghubung dari jalan utama menuju wilayah Dolinggame, Distrik Wamena Kota, foto ini diambil pada Kamis, (26/06/2025). Pemerintah merencanakan pembangunan jalan itu dilakukan pada tahun 2026 sebab pada tahun anggaran 2025 alokasi dana terbatas. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan berencana mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan penghubung antara jalan utama menuju wilayah Dolinggame, Distrik Wamena Kota.

Pembangunan ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun anggaran 2026, menyusul aspirasi masyarakat setempat yang menginginkan akses jalan yang lebih layak.

Baca juga: KPU Papua Pegunungan Siapkan Pemilu 2029 yang Lebih Transparan Melalui Keterbukaan Informasi

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Ellopere, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jalan tersebut sudah diajukan, namun belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.

 “Programnya sudah saya usulkan, tapi karena dana yang tersedia terbatas akibat pemangkasan dari pusat, maka kemungkinan besar pembangunan akan dilakukan pada 2026,” ujar Ronny saat ditemui di Wamena, Rabu (25/6/2025).

Baca juga: Kronologi Penangkapan FDA Bersama 10 Kilogram Ganja yang Diselundupkan Melalui KM Sabuk 81

Ia mengaku sebelumnya berupaya agar pembangunan jalan bisa masuk dalam anggaran perubahan tahun ini, namun kondisi keuangan daerah belum memungkinkan.

"Saya harap bisa dikerjakan tahun ini melalui anggaran perubahan, tapi karena dana tidak cukup, jadi diarahkan ke tahun depan,” katanya.

Baca juga: DLH Jayawijaya Mulai Tanam 1.000 Pohon Cemara di Pusat Kota

Menurut Ronny, jalan yang direncanakan memiliki panjang sekitar satu kilometer ini sangat penting karena menghubungkan pemukiman warga yang terus berkembang, termasuk akses ke rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya.

“Di sana ada pemukiman warga, jalan menuju gereja, dan beberapa tempat lain. Jadi sangat penting untuk dibangun demi menunjang aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Ronny Elopere: Layanan Pembangunan di Jayawijaya Jangan Dibedakan Berdasarkan Denominasi Gereja

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menargetkan pembangunan jalan ini masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2026, sambil menunggu kondisi keuangan daerah yang lebih memungkinkan.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved