Pemkab Jayawijaya
Pemkab Jayawijaya Rencanakan Pembangunan Jalan Dolinggame Pada 2026
Programnya sudah saya usulkan, tapi karena dana yang tersedia terbatas akibat pemangkasan dari pusat, maka kemungkinan besar pembangunan akan dilakuka
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan berencana mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan penghubung antara jalan utama menuju wilayah Dolinggame, Distrik Wamena Kota.
Pembangunan ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun anggaran 2026, menyusul aspirasi masyarakat setempat yang menginginkan akses jalan yang lebih layak.
Baca juga: KPU Papua Pegunungan Siapkan Pemilu 2029 yang Lebih Transparan Melalui Keterbukaan Informasi
Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Ellopere, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jalan tersebut sudah diajukan, namun belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.
“Programnya sudah saya usulkan, tapi karena dana yang tersedia terbatas akibat pemangkasan dari pusat, maka kemungkinan besar pembangunan akan dilakukan pada 2026,” ujar Ronny saat ditemui di Wamena, Rabu (25/6/2025).
Baca juga: Kronologi Penangkapan FDA Bersama 10 Kilogram Ganja yang Diselundupkan Melalui KM Sabuk 81
Ia mengaku sebelumnya berupaya agar pembangunan jalan bisa masuk dalam anggaran perubahan tahun ini, namun kondisi keuangan daerah belum memungkinkan.
"Saya harap bisa dikerjakan tahun ini melalui anggaran perubahan, tapi karena dana tidak cukup, jadi diarahkan ke tahun depan,” katanya.
Baca juga: DLH Jayawijaya Mulai Tanam 1.000 Pohon Cemara di Pusat Kota
Menurut Ronny, jalan yang direncanakan memiliki panjang sekitar satu kilometer ini sangat penting karena menghubungkan pemukiman warga yang terus berkembang, termasuk akses ke rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya.
“Di sana ada pemukiman warga, jalan menuju gereja, dan beberapa tempat lain. Jadi sangat penting untuk dibangun demi menunjang aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Baca juga: Ronny Elopere: Layanan Pembangunan di Jayawijaya Jangan Dibedakan Berdasarkan Denominasi Gereja
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menargetkan pembangunan jalan ini masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2026, sambil menunggu kondisi keuangan daerah yang lebih memungkinkan.(*)
| Jayawijaya Butuh Dukungan Pemprov untuk Hapus Status Ibu Kota Provinsi Tertinggal |
|
|---|
| Jembatan Wollo-Bpiri Jayawijaya Putus Lagi, Warga Harap Pembangunan Permanen |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Data, Sekda Jayawijaya Instruksikan OPD Input Data ke SIBD |
|
|---|
| Bupati Jayawijaya Lantik 2 Kadis Definitif, Minta Plt Tunjukkan Kinerja Agar Menyusul |
|
|---|
| Kekurangan Tenaga Operator dan Penyesuaian Ramadhan Picu Ketegangan di Dukcapil Jayawijaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mkgigjndufhfsssaaa.jpg)