Selasa, 14 April 2026

FBMW 2025

Festival Biak Munara Wampasi Tarik Wisatawan Lokal dan Mancanegara

“Kami baru akan merilis data final wisatawan nusantara dan lokal setelah mengombinasikan data dari pihak hotel, bandara, serta KSOP atau Pelindo. Kami

Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
FBMW 2025 –  Peserta Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2025 saat mengunjungi salah satu objek wisata Gua Jepang, Kamis, (3/7/2025). Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor, Turbey Onny Dangeubun sebut selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 12 wisatawan mancanegara menghadiri FBMW. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) yang digelar Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Pariwisata sejak 1 hingga 4 Juli 2025, menjadi magnet bagi wisatawan lokal, nusantara, hingga mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor, Turbey Onny Dangeubun, mengungkapkan bahwa selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 12 wisatawan mancanegara menghadiri festival tersebut. Sementara jumlah wisatawan nusantara dan lokal masih dalam proses verifikasi.

Baca juga: Wisatawan FBMW 2025 Antusias Menyaksikan Puing Sejarah Kelam 3.000 Tentara Jepang di Abyab Binsari

“Kami baru akan merilis data final wisatawan nusantara dan lokal setelah mengombinasikan data dari pihak hotel, bandara, serta KSOP atau Pelindo. Kami ingin memastikan data yang kami sajikan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Onny Dangeubun, Kamis (3/7/2025).

FESTIVAL BMW 2025: Satu dari sejumlah wisatawan asal New Zealand memegang kalawai dan ikut turun langsung menangkap ikan secara tradisional
FESTIVAL BMW 2025: Satu dari sejumlah wisatawan asal New Zealand memegang kalawai dan ikut turun langsung menangkap ikan secara tradisional "Snap Mor" pada kegiatan FBMW 2025 di Kampung Urfu, Distrik Yendidori pada Rabu, (2/7/2025). Kalawai merupakan alat tradisional tombak ikan yang gagangnya terbuat dari bambu dan matanya terbuat dari besi yang diruncing. (Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring)

Dijelaskan pula bahwa pihaknya sedang melakukan validasi data untuk memastikan tujuan kedatangan para pengunjung, apakah memang untuk berwisata atau keperluan lain seperti bisnis, pendidikan, maupun kunjungan keluarga.

Baca juga: Dispar Biak Melalui “Exotic Tour FBMW” Ajak Wisatawan Kunjungi Gua Jepang-Negeri Dongeng

“Dua indikator kami gunakan untuk mengukur kedatangan pengunjung ke sejumlah kegiatan dalam FBMW, sehingga kami bisa membedakan antara wisatawan festival dan non-festival,” imbuhnya

Selain menyampaikan data pengunjung, Dangeubun juga menekankan pentingnya mencatat dampak ekonomi dari penyelenggaraan FBMW. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung terhadap aspek ekonomi, sosial, dan pelestarian budaya masyarakat Biak Numfor.

Baca juga: Kemenparekraf Siap Dukung Pengembangan Pariwisata Biak

Tahun ini, menurut Dangeubun, terjadi peningkatan jumlah wisatawan asing maupun domestik dibandingkan tahun sebelumnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved