Minggu, 10 Mei 2026

Kodam Cenderawasih

Kodam Cenderawasih Bantah Gunakan Rumah Bupati Puncak dan Kantor Distrik Sebagai Pos TNI

Tidak benar TNI menjadikan rumah bupati Puncak dan kantor distrik sebagai markas dan pos TNI,” tegasnya melalui keterangan tertulis, Selasa (8/7/2025)

Tayang:
Tribun-Papua.com/istimewa
PEJABAT KODAM CENDERAWASIH : Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Candra Kurniawan ketika memberikan keterangan terkait situasi kamtibmas di Papua, Selasa, (8/7/2025). Ia dengan tegas membantah tuduhan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyebutkan pihaknya menggunakan rumah Bupati Puncak dan Kantor Distrik Omukia sebagai Markas TNI. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPAU.COM, JAYAPURA - Pihak Kodam XVII/Cenderawasih membantah tudingan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB–OPM) yang menyebutkan bahwa TNI menggunakan rumah Bupati Puncak, Elvis Tabuni dan Kantor Distrik Omukia sebagai markas militer.

Tudingan tersebut mencuat setelah kelompok separatis itu membakar dua bangunan di wilayah Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Minggu (6/7/2025).

Baca juga: Wakil Gubernur Deinas Geley: Masyarakat Papua Tengah Setop Jual Tanah

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Candra Kurniawan, mengatakan bahwa tudingan OPM yang menyebut rumah dan kantor distrik tersebut dijadikan pos militer oleh TNI adalah tidak benar. Ia menyayangkan tindakan pembakaran yang dilakukan kelompok separatis tersebut.

“Tidak benar TNI menjadikan rumah bupati Puncak dan kantor distrik sebagai markas dan pos TNI,” tegasnya melalui keterangan tertulis, Selasa (8/7/2025). 

Baca juga: Mahasiswa Papua di Luar Negeri Terancam Putus Kuliah, Mendagri: Tolong Ini Jadi Perhatian Pemda

Menurutnya, kehadiran TNI di wilayah tersebut adalah untuk menjaga keamanan serta melindungi masyarakat sipil, bukan untuk menggunakan fasilitas sipil sebagai pangkalan militer.

Chandra pun membenarkan bahwa kelompok OPM telah melakukan aksi pembakaran terhadap sejumlah bangunan di Kampung Ondugura, Distrik Omukia. Salah satu bangunan yang dibakar diketahui pernah menjadi tempat tinggal Bupati Puncak, Elvis Tabuni.

Baca juga: Bulan Ini TPP ASN Kabupaten Nabire Dicairkan: Cek Tanggalnya

"OPM telah membakar rumah di wilayah Distrik Omukia, Kampung Ondugura. Salah satunya diperoleh informasi adalah rumah yang pernah ditempati oleh bupati Puncak,” tegasnya. 

Sebelumnya, juru bicara TPNPB–OPM, Sebby Sambom, mengklaim bahwa pihaknya bertanggung jawab atas pembakaran rumah bupati dan Kantor Distrik Omukia. Ia beralasan aksi itu dilakukan karena bangunan tersebut diduga telah difungsikan sebagai pos militer oleh aparat.

Baca juga: Usulan Subsidi Ditolak, Pemprov Papua Pegunungan Batalkan Kerja Sama dengan Sriwijaya Air

Namun klaim tersebut dibantah tegas oleh Kodam Cenderawasih. Candra menekankan bahwa TNI senantiasa menjunjung tinggi prinsip perlindungan terhadap warga sipil dan tidak pernah menggunakan rumah maupun kantor pemerintahan untuk keperluan militer.

Sikap TNI tetap konsisten, yaitu menjamin keamanan masyarakat dan tidak menggunakan fasilitas sipil sebagai markas militer,” ujarnya.

Baca juga: Enam Pendulang Emas Ditembak di MP 60 Mimika, Berikut Kronologis Kejadian Versi Satgas Amole

Hingga saat ini, situasi keamanan di Distrik Omukia masih dalam pemantauan ketat oleh aparat gabungan. 

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di daerah untuk memastikan stabilitas dan ketertiban tetap terjaga," pungkas Chandra.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved