Info Kabupaten Jayapura
774 Pegawai CPNS dan P3K Pemkab Jayapura Ikut Diklat Prajabatan di Sentani
Bupati Jayapura Yunus Wonda juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) CPNS kepada 222 pegawai dari formasi tahun 2024.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Diklat prajabatan tenaga honorer kategori 2 (K2) CPNS golongan II dan Ill dan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dilingkungan Pemerintah
Kabupaten Jayapura tahun 2025 berlangsung di lapangan upacara sekolah SMK Negeri 1 Sentani di Jalan Hawai, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (10/7/2025).
Pada momen itu, sebanyak 416 pegawai CPNS dan 358 PPPK formasi 2021 mengikuti diklat prajabatan. Totalnya ada 774 pegawai yang mengikuti prajabatan yang digelar dari tanggal 10-17 Juli 2024.
Bupati Jayapura Yunus Wonda juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) CPNS kepada 222 pegawai dari formasi tahun 2024.
Wonda mengatakan masa prajabatan ini merupakan penantian panjang pegawai. Bahkan ada pegawai yang sempat menemuinya karena hampir masuk masa pensiun.
Baca juga: Aksi Massa di Merauke, Pemerintah Diduga Langgar Afirmasi CPNS bagi Orang Asli Papua
"Saya bisa merasakan pergumulan mereka ada yang nanti sedikit lagi pensiun. Ada yang satu datang ke kantor lalu bertanya kapan prajabatan karena sedikit lagi saya pensiun, satu tahun paling tidak saya punya SK," ungkap Wonda.
Wonda menyampaikan 774 pegawai merupakan jumlah yang besar. Selain itu, masih ada 183 pegawai yang saat ini datanya berproses di pemerintah pusat.
"Puji Tuhan hari ini kami Pemkab Jayapura bisa lakukan mulai prajabatan dan hari
ini menyerahkan SK CPNS, sekarang status mereka jelas di Kabupaten Jayapura," ujarnya.
Wonda mengatakan, kedepan tidak ada lagi tenaga honor. Status pegawai di Kabupaten Jayapura harus jelas.
"Masih ada 183 yang akan menyusul. Kami sedang urus di pusat kalau sudah keluar kami akan umumkan. Saya mau kedepan tidak ada lagi yang honor, tidak boleh
lagi, harus stastusnya PNS. Karena ini kebanggaan dari status tidak jelas menjadi jelas," ujarnya.
Dalam sambutan, Wonda menekankan agar pegawai dapat mencintai pekerjaan, memiliki loyalitas, dan disiplin.
"Kalau ASN disiplin akan menjadi contoh yang baik, terutama atasan ke bawahan," ujarnya.
Baca juga: Pencaker Papua Pegunungan Pertanyakan Ketidakjelasan Proses CPNS, Ancaman Aksi Jilid III
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Jayapura Erni Kallem mengatakan, pegawai formasi 2021 ini menunggu hingga 5 tahun. Status kepegawaiannya tidak jelas namun dengan mengikuti prajabatan status pegawai mereka kini diakui.
Rekrutan pegawai tahun 2021 merupakan formasi khusus Provinsi Papua untuk Kabupaten Jayapura dimana daerah itu mendapat 1.000 kuota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/egawai-CPNS-dan-P3K-formasi-tahun-202sds.jpg)