Selasa, 14 April 2026

Pemkab Biak Numfor

Pemkab Biak Alokasi Rp910 Juta Agar Dambri Angkut Pelajar Secara Gratis

Selama 6 bulan, dari Juli hingga Desember 2025. Pemda telah menyiapkan anggaran sebesar Rp910 juta

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR -  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua menandatangani nota kesepahaman dengan Perum Damri Biak terkait penyediaan bus bagi anak-anak sekolah. Program ini direncanakan mulai beroperasi pada Kamis, 24 Juli 2025 mendatang.

Kepala Disdikbud Biak Numfor, Kamaruddin, menyampaikan bahwa angkutan dilakukan saat pergi ke sekolah maupun saat pulang sekolah. Bus akan menjangkau lima wilayah, yaitu Biak Barat, Biak Utara, Biak Timur, Yendidori dan sekitarnya, serta Pulau Numfor.

Baca juga: DPRP Papua Pegunungan Bahas 24 Raperda Pertama yang Hendak Disahkan

“Selama 6 bulan, dari Juli hingga Desember 2025. Pemda telah menyiapkan anggaran sebesar Rp910 juta yang diberikan kepada Perum Damri. Dana ini akan digunakan untuk mendanai operasional tujuh unit armada Damri, yakni lima di daratan Biak dan dua di Pulau Numfor. Siswa tidak dipungut biaya, karena biaya angkutan ditanggung oleh pemerintah daerah,” jelas Kamaruddin.

Rute angkutan dipusatkan di sejumlah titik seperti SMP Negeri 1 Yomdori dan SMA Negeri 1 Benggor, serta menyusuri rute-rute lain yang memungkinkan untuk menjemput anak-anak sekolah yang ditemui di sepanjang jalan. Pada jam pulang, armada juga akan mengantar siswa kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga: Papua Tengah Darurat HIV/AIDS: Kasus Tembus 23.188, Nabire Puncaki Daftar

Menurut Kamaruddin, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah yang selama ini terhambat oleh persoalan transportasi.

“Kami menyadari bahwa kendala transportasi menjadi salah satu penyebab rendahnya kehadiran siswa di sekolah. Maka itu, kami menggandeng mitra profesional seperti Perum Damri yang memiliki pengalaman di bidang transportasi,” ungkapnya.

Baca juga: Warga Jayawijaya Bakar Honai yang Dicurigai Menyebakan Hilangnya Sesorang

Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra dalam kesempatan itu turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. Ia berharap armada bisa segera beroperasi, bahkan sebelum tanggal yang ditetapkan.

“Terima kasih atas kerja sama ini. Jangan tunggu lama-lama lagi, kalau bisa besok armadanya sudah jalan. Kita semua ingin membantu para orang tua. Tapi anak-anak juga harus taat terhadap aturan dari pihak Damri,” ujarnya.

Baca juga: Petinggi Freeport Apresiasi Empat Siswa SATP Ikut AIMO di Jepang

Sementara itu, Kepala Perum Damri Biak, Marthen Tandi, menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tujuh armada bus untuk melayani siswa di wilayah Biak dan Numfor. 

Untuk tahap awal, prioritas layanan akan diberikan kepada siswa SMA yang menempuh perjalanan cukup jauh, sambil menyesuaikan dengan kebutuhan siswa SMP dan SD di lapangan.

Baca juga: Petinggi Freeport Apresiasi Empat Siswa SATP Ikut AIMO di Jepang

“Kami sebagai operator tentu tidak lepas dari prinsip 3K, kesehatan, keselamatan, dan keamanan. Kami berharap program ini mendapat dukungan penuh dari Pemda, masyarakat, dan semua pihak yang terlibat,” pungkas Marthen.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak-anak di Biak Numfor.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved