Kamis, 23 April 2026

PSU Papua

KPU RI Harap PSU Gubernur Papua 6 Agustus Jadi Episode Terakhir

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota KPU RI, Iffa Rosita, saat menghadiri pelepasan

Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
PSU GUBERNUR PAPUA - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Anggota KPU RI Iffa Rosita secara simbolis melepas pendistribusian logistic PSU gubernur Papua di Gudang Logistik  Entrop, Kota Jayapura, Senin (4/8/2025). Ribka mengharapkan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan. 

Laporan Wartawan Tribun Papua, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berharap Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua yang akan digelar pada 6 Agustus 2025 menjadi yang terakhir dan tidak perlu terulang kembali hingga 5 tahun mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota KPU RI, Iffa Rosita, saat menghadiri pelepasan logistik PSU Pilgub Papua 2025 secara simbolis di Gudang Logistik KPU Papua, Entrop, Kota Jayapura, Senin (4/8/2025). 

Baca juga: Bupati Sarmi Minta Inspektorat Dampingi OPD Menyelesaikan TLHP Dari BPK

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Penjabat Gubernur Papua Dr. Drs. H. A. Fatoni, M.Si, serta Ketua KPU Papua Diana Dorthea Simbiak.

"Harapan kami, PSU pada 6 Agustus nanti menjadi episode terakhir untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Papua. Namun secara regulasi, kemungkinan PSU tetap terbuka jika terjadi sengketa atau pelanggaran pemilu," ujar Iffa Rosita.

Baca juga: Wamendagri dan KPU RI Lepas Logistik PSU Gubernur Papua di Kota Jayapura

Iffa menjelaskan, pengalaman PSU di berbagai daerah, seperti di Barito Utara, menjadi pembelajaran penting agar pelaksanaan PSU berjalan lebih tertib dan tidak terulang.

 "Di Barito Utara, seluruh TPS harus menggelar PSU karena putusan Mahkamah Konstitusi. Untuk Papua, kita harapkan proses ini berjalan lancar dan berkualitas, sehingga tidak ada PSU susulan," jelasnya.

Baca juga: Motor Curian Dari Sarmi Tiba di Polres Jayawijaya Papua Pegunungan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan PSU di Papua.

"Saya ucapkan terima kasih atas komitmen seluruh elemen yang sudah bekerja keras menyukseskan PSU ini. Mari kita kawal bersama agar pemilu ini bisa menghasilkan pemimpin yang sah dan legitimate," tuturnya.

Baca juga: Arianto Kogoya: Demi Masa Depan, Pemuda GJRP Harus Disiplin

Terkait distribusi logistik, KPU Papua disebut telah menerapkan strategi manajemen yang baik dengan memprioritaskan pengiriman ke daerah-daerah yang paling sulit dijangkau.

"KPU Papua sangat strategis dalam pendistribusian logistik, terutama ke wilayah terjauh yang harus ditempuh lewat laut, sungai, atau medan berat. Ini penting agar semua kebutuhan pemungutan suara bisa tiba tepat waktu," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved