Pertamina
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Normal Pasca Longsor Trans Nabire
“Per hari ini, Pertamina telah menyalurkan BBM ke lembaga penyalur terdampak, yakni 2 SPBU di Dogiyai (SPBU 8498805 dan SPBU 86
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - PT Pertamina Patra Niaga memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk 3 kabupaten di Papua Tengah yang terkendala akibat putusnya jalan Trans Papua pada 14 Agustus 2025, sudah normal kembali.
Area Manager Communication, Relation & CSR, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papau Maluku, Ispiani Abbas dalam keterangan persnya, Minggu (24/08/2025) mengatakan tiga kabupaten terdampak adalah Dogiyai, Deiyai dan Kabupaten Paniai.
Baca juga: Bupati Lanny Jaya Serahkan Peralatan Perkebunan di Distrik Makki
“Per hari ini, Pertamina telah menyalurkan BBM ke lembaga penyalur terdampak, yakni 2 SPBU di Dogiyai (SPBU 8498805 dan SPBU 8698809), SPBU 8698705 di Deiyai dan 3 SPBU di Paniai (SPBU 8598701, SPBU 8698704, dan SPBU 8697404),” kata Ispi
Sejak kejadian longsor, akses Jalan Trans Nabire KM 139–141 terputus dan Pertamina terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah setempat serta pihak terkait untuk mencari solusi dan mengidentifikasi jalur alternatif agar penyaluran energi tetap dapat dilakukan.
Baca juga: Santai dan Merakyat, Wagub Papua Pegunungan Main Futsal Dengan Pemuda Wamena
Berkat koordinasi dan dukungan dari pemerintah daerah setempat, pada 23 Agustus 2025, jalur yang sempat terputus akibat longsor telah berhasil dibuka kembali dan dapat dilalui kendaraan, termasuk mobil tangki BBM.
Pertamina yang sebelumnya telah menyiagakan mobil tangki bermuatan BBM, langsung bergerak untuk mendistribusikan BBM ke SPBU-SPBU terdampak.
Baca juga: Bupati Lanny Jaya Serahkan Bantuan Makanan Bergizi Untuk Cegah Stunting
Seluruh SPBU tersebut disuplai dari Fuel Terminal (FT) Nabire. Ketahanan stok yang ada di FT Nabire dalam kondisi aman dan siap untuk disalurkan. Per hari ini, ketahanan stok di FT Nabire adalah untuk produk gasoline (Pertamax Series dan Pertalite) sekitar 7 hari ke depan dan produk gasoil (Dex Series dan Solar) sekitar 13 hari ke depan.
Stok ini akan tetap dijaga seiring dengan suplai yang akan masuk ke FT Nabire.
“Sebelumnya, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat, Pertamina berkoordinasi dengan PLN dengan melakukan pengiriman BBM untuk operasional PLN melalui jalur udara ke Kabupaten Deiyai pada (23/08) kemarin,” lanjut Ispi.
Baca juga: Bupati Biak Numfor dan Rektor Uncen Bahas Peningkatan PSDKU
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau mengikuti kanal resmi media sosial Pertamina,” tutup Ispi.(*)
| Pertamina Suplai 65 Ribu Liter BBM Untuk Kapal Program Mudik Natal Gratis di Papua |
|
|---|
| Antar Energi Sampai ke Pulau Obi Untuk Nelayan 3T di Halmahera Selatan |
|
|---|
| Pertamina Papua Maluku Tingkatkan Sarana dan Fasilitas Pertashop di Ternate Utara |
|
|---|
| Polda Papua Barat Bersama PT Pertamina Bahas Penguatan Sinergi dan Keamanan Obvitnas |
|
|---|
| PAUD Binaan CSR AFT Pattimura Luluskan 32 Anak yang Membayar SPP Dengan Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/dsadsadadasdsadsa.jpg)