Rabu, 27 Mei 2026

TSE Group Peduli

Gubernur Papua Selatan Dukung Pembangunan 3.500 Hektare Kebun Plasma 5 Marga

Pengurus, Pengawas Koperasi dan para Ketua Marga didampingi oleh PT. Bina Papua Luhurkarya yang telah ditunjuk sebagai Pendamping pembangunan

Tayang: | Diperbarui:
Tribun-Papua.com/TSE Group
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT - Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T. melakukan pertemuan dengan Pengurus, Pengawas Koperasi Bog Dagon Mandiri dan 5 ketua marga yang akan membangun unit usaha kebun plasma kelapa sawit seluas 3.500 hektare yang terletak di Distrik Jair, Boven Digoel.  

TRIBUN-PAPUA.COM, BOVEN DIGOEL - Sesuai nilai–nilai dasar Koperasi yang penuh kekeluargaan, demokrasi, persamaan, keadilan dan kemandirian serta sejalan dengan asta cita pemerintah pusat tentang memberdayakan ekonomi masyarakat, pada Minggu (7/9/2025) Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T. melakukan pertemuan dengan Pengurus, Pengawas Koperasi Bog Dagon Mandiri dan 5 ketua marga yang akan membangun unit usaha kebun plasma kelapa sawit seluas 3.500 hektare yang terletak di Distrik Jair

Pengurus, Pengawas Koperasi dan para Ketua Marga didampingi oleh PT. Bina Papua Luhurkarya yang telah ditunjuk sebagai Pendamping pembangunan kebun plasma masyarakat.

Baca juga: Polisi Tangkap Residivis Curanmor di Sentani Barat Jayapura, Berikut Daftar Motor yang Dicuri

Pertemuan ini dihadiri oleh Damianus Katayu ketua MRP Papua Selatan, Manajemen Tunas Sawa Erma (TSE) Group, jajaran pemerintahan terkait dan pengurus, pengawas Koperasi serta para ketua marga, yakni dari Marga (Ekoki, Gue, Tinggin), (Gembenop Arteka), (Irowop Kawab), (Ekoki, Gembenop Kogu, Domeon, Geremka, Bukop) dan (Mikan, Ita, Kereke, Onggan, Gerem),  dimaksudkan untuk meminta dukungan, pembinaan dan arahan dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar pembangunan kebun plasma dapat berjalan dengan lancar.

Dalam paparanya dihadapan Gubernur Apolo, Ketua I Koperasi Bog Dagon Mandiri, Alowesius Gembenop, menyatakan bahwa rencana pembangunan kebun plasma kelapa sawit 3.500 hektare merupakan keinginan masyarakat 5 marga yang sudah menemui titik terang sekarang. Dengan adanya pembangunan kebun plasma ini, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, karena akan mendapat kepastian penghasilan dari kebun plasma nantinya.

Baca juga: Mayoritas Wilayah di Kabupaten Mimika Diguyur Hujan Ringan, Ini Lokasinya

“Saya sangat mengharapkan perkebunan plasma milik masyarakat 5 marga segera dapat terwujud, supaya masyarakat mendapatkan penghasilan untuk pemenuhan kebutuhan hidup dan peningkatan ekonomi untuk keluarga kami.  Kepada bapak gubernur, saya meminta dukungan pembinaan dan arahan agar pembangunan kebun plasma ini dapat berjalan lancar,” kata Alowesius dalam dialog dengan gubernur di Kampung Asiki, Distirk, Jair, Boven Digoel melalui siaran persnya yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa, (9/9/2025).

Hermanus Kambomop Michan selaku Ketua II Koperasi Bag Dagon Mandiri juga memperkuat pernyataan Alowesius. Menurut dia, masyarakat bersyukur dan berterimakasih kepada PT.TSE yang telah merelakan lahan HGUnya untuk Koperasi Bog Dagon Mandiri, serta berharap semua proses peralihan HGU dan pengurusan perizinan sesuai peraturan perundang-undangan terlaksana dengan lancar.

Baca juga: Bupati Biak Pastikan Sekolah Negeri dan Swasta Mendapat Perhatian yang Sama

Masyarakat bersyukur dan berterima kasih kepada PT. TSE yang telah merelakan 3.500 hektare dari lahannya untuk Koperasi Bog Dagon Mandiri untuk dijadikan kebun plasma milik 5 marga yang tergabung dalam Koperasi Bog Dagon Mandiri.

Mereka berharap agar HGU Koperasi BDM lancar dalam proses peralihan serta mohon dukungan dari gubernur selama proses peralihan nanti di Kementerian ATR/BPN dan dukungan percepatan proses perizinan sesuai peraturan perundang-undangan di instansi terkait.

Baca juga: Telkomsel Papua : Akan Terjadi Penurunan Kualitas Layanan di Sejumlah Kabupaten

“Agar pembangunan kebun plasma masyarakat secepatnya dapat terlaksana, tentunya yang sangat mebutuhkan waktu dan kesabaran,”tambah Hermanus.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Marga Ekoki Gue Tinggin selaku pengawas Koperasi Juga, Daniel Gue, yang menyebutkan bahwa dengan adanya dukungan dan pembinaan dari Gubernur Papua Selatan diharapkan pembangunan kebun plasma masyarakat 5 marga dapat terlaksana dengan baik, lancar dan masyarakat dapat meningkat kesejahteraannya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Bandara Frans Kaisiepo Terkoneksi Dengan PNG, Fiji dan Palau

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kesediaan Bapak Gubernur bertemu dengan kami hari ini, kami yakin dengan dukungan, arahan dan bimbingan dari Pemerintah maka masyarakat akan mendapatkan manfaat ekonomi jika kebun plasma masyarakat 5 marga telah dibangun, kami ingin masa depan anak-anak  kami lebih terjamin, bisa sekolah dengan baik dan menjadi orang pintar, dan hanya bisa terlaksana kalau ada peningkatan ekonomi di masyarakat,” Daniel.

Dalam arahanya setelah mendengarkan harapan-harapan dari Pengurus Koperasi dan 9 Ketua Marga, Guburnur Apolo dengan didampingi jajaran dinas terkait menyatakan menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif masyarakat yang telah mendirikan Koperasi Inggyash Ghuzi dan akan mengembangkan usaha kebun plasma kelapa sawit seluas 4.600 hektare di distrik Ulilin.

Baca juga: Kejari Nabire Gencar Bongkar Dugaan Korupsi di RSUD

“Pada prinsipnya tujuan pemerintah adalah untuk mensejahterakan rakyatnya, dan apa yang dilakukan oleh Koperasi Bog Dagon Mandiri dan 5 marga ini patut menjadi contoh untuk tempat lainnya yang berkaitan dengan perkebunan kelapa sawit, karena setiap perusahaan perkebunan wajib hukumnya menyediakan 20 persen arealnya untuk kebun plasma masyarakat, jika tidak maka perusahaan dinyatakan melanggar hukum,” demikian kata Apolo.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved