Sejarah
TONGGAK Awal Sejarah Kota Sentani
10 Maret 2010 yang merupakan tonggak awal sejarah Kota Sentani ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Jayapura.
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Roy Ratumakin
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kabupaten Jayapura dibentuk berdasarkan Undang–undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Provinsi Otonom Irian Barat dan Kabupaten-Kabupaten Otonom di Provinsi Irian Barat.
Pembentukan Kabupaten Jayapura tersebut bersamaan dengan delapan kabupaten lainnya.
Baca juga: Perang Dunia II Membentuk Kota Jayapura
Delapan kabupaten tersebut yaitu, Kabupaten Biak Numfor, Manokwari, Sorong, Fak-Fak, Merauke, Jayawijaya, Paniai dan Yapen Waropen.
Berdasarkan Undang-Undang tersebut, Kabupaten Jayapura meliputi enam wilayah Kepala Pemerintahan yaitu Kepala Pemerintahan setempat Jayapura, Nimboran, Mamberamo, Keerom, Sarmi dan Dafonsoro dengan pusat pemerintahan daerah berkedudukan di Jayapura.
Pada tahun 1993 berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1993, wilayah Kabupaten Jayapura dimekarkan menjadi dua Kabupaten atau Kotamadya yaitu Kabupaten Jayapura (Kabupaten Induk) dan Kotamadya Jayapura.
Sehingga Ibu kota Kabupaten Jayapura dipindahkan ke Sentani berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2000 tentang Pemindahan Ibu kota Kabupaten Jayapura dari Wilayah Kotamadya Jayapura ke Wilayah Sentani.
Pemindahan tersebut tepatnya pada 10 Maret 2010 yang merupakan tonggak awal sejarah Kota Sentani ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Jayapura.
Baca juga: ABEPURA: Hollandia-Binnen
Akhirnya, pada 10 Maret tersebut dijadikan sebagai Hari jadi Kota Sentani sebagai ibu kota Kabupaten Jayapura.
Sampai dengan pertengahan bulan Juni 2001 ibukota Kabupaten Jayapura mulai bergerak dari bibir pantai Teluk Yos Sudarso di wilayah Kotamadya Jayapura menuju wilayah Sentani yang tepatnya di atas Gunung Paniau di bawah kaki Gunung Cycloops dijadikan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Bertepatan dengan pelantikan Bupati Jayapura Habel Melkias Suwae dan Wakil Bupati Tunggul TH Simbolon periode 2001-2006 pada 12 Oktober 2001, kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Jayapura diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Provinsi Papua Yaap Salossa.
Baca juga: HOLLANDIA: Kota Seribu Pinang
Selanjutnya pada tahun 2002, berdasarkan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten di Provinsi Papua, wilayah Kabupaten Jayapura dimekarkan lagi menjadi tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura (Kabupaten Induk), Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Keerom.
Kabupaten Jayapura setelah pemekaran wilayah pada tahun 2002 memiliki 11 distrik.
Tahun 2003 dilakukan pemekaran Distrik berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jayapura Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pembentukan Distrik Ebungfauw, Distrik Waibu, Distrik Namblong, Distrik Yapsi dan Distrik Airu, sehingga jumlah Distrik di wilayah Kabupaten Jayapura menjadi 16 Distrik.
Tribun-Papua.com
Sejarah
Sejarah Kota Sentani
Kota Sentani
Kabupaten Jayapura
Habel Melkias Suwae
Tunggul TH Simbolon
Jaap Solossa
| Film Sejarah Indonesia yang Mengangkat Kisah Tokoh Nasional |
|
|---|
| Oemar Gatab: Sang Penjaga Senyap di Balik Tegaknya Intelijen Kepolisian |
|
|---|
| Demam Emas California: Kisah di Balik Penemuan Emas pada 24 Januari 1848 |
|
|---|
| 19 Januari: Perayaan Unik dari Salju hingga Rasa |
|
|---|
| KISAH Martha Christina Tiahahu: Srikandi Maluku yang Mengukir Sejarah dengan Darah dan Air Mata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/15012024-Kampung_Ayapo.jpg)