Kamis, 4 Juni 2026

Bom Meledak di Biak

Lima Korban Ledakan Bom di Biak Dimakamkan Satu Lubang di Pemakaman Inggiri

Kelima korban masih satu keluarga, jadi dimakamkan di tempat yang sama dan satu lubang secara berjajar

Tayang:
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
MENUNGGU PEMAKAMAN – Lima peti jenazah yang merupakan korban ledakan bom yang diduga kuat berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II siap diantar ke pemakaman. Rencananya, hari ini Senin (1/6/2026) lima korban akan dimakamkan di Pemakaman Umum Inggiri, Kabupaten Biak Numfor. 

Ringkasan Berita:
  • Rencananya, lima korban meninggal dunia akibat ledakan bom di Kabupaten Biak Numfor akan dimakamkan di Pemakaman Umum Inggiri
  • Lima orang dinyatakan meninggal dunia dan tiga orang hilang dalam peristiwa ledakan dahsyat yang mengguncang Kawasan pesisir Kabupaten Biak Numfor
  • Titik ledakan di Kompleks Perikanan di Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. 

Laporan Jurnalis Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale 

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Hari ini, Senin (1/6/2026) lima orang yang menjadi korban ledakan dahsyat bom peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua akan dimakamkan. 

Rencananya, kelima korban meninggal dunia itu akan dimakamkan di Pemakaman Umum Inggiri, Kampung Inggiri, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor dalam satu lubang. 

Baca juga: Berikut Identitas Korban Meninggal dan Hilang Dalam Tragedi Ledakan Bom di Biak Papua

“Kelima korban masih satu keluarga, jadi dimakamkan di tempat yang sama dan satu lubang secara berjajar,” terang salah satu warga yang ditemui di pemakaman umum. 

Lima korban itu antara lain, Moris Raubaba (24), pekerjaan nelayan yang merupakan warga Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Kemudian korban kedua, Delfin Raubaba (41), pekerjaan nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Korban ketiga, Karmila Ayorbaba (25), ibu rumah tangga yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Korban keempat atas nama Isrel Raubaba (5 tahun), seorang anak yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor. 

Baca juga: Tragedi Ledakan Bom PD II di Biak Jadi Alarm Keras Pembangunan Kampung Nelayan

Korban kelima atas nama Isra Raubaba (7 tahun), seorang pelajar yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Sedangkan korban yang belum ditemukan jenazahnya ada tiga orang antara lain, Yulianus Raubaba (26 tahun), pekerjaan nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Selain itu, Anes Marandof (27 tahun) yang beprofesi sebagai nelayan yang tinggal di Kampung Kinmom Distrik Samofa, Lay Madura (45 tahun), seorang nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Keluarahan Fandoi. 

Baca juga: 5 Orang Tewas dan 3 Hilang Akibat Bom di Biak, Polda Papua Sebut Evakuasi Korban Jadi Fokus Utama

Titik ledakan yang diduga kuat berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II itu di Kompleks Perikanan di Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. 

Warga juga diimbau untuk tidak mendekati TKP hingga proses penyelidikan selesai dilakukan.

“Kami menghimbau masyarakat sekitar lokasi ledakan agar tidak mendekati lokasi terlebih dahulu. Kami masih melakukan proses TPTKP dan sterilisasi setelah pengamanan TKP,” ujar Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H. 

Baca juga: Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak: Sejumlah Korban Masih Hilang, Polisi Sterilisasi TKP

Kapolres juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Aparat memastikan setiap perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara resmi kepada publik.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved