Selasa, 2 Juni 2026

Bom Meledak di Biak

Bupati Biak Numfor Turut Antar Lima Korban Ledakan Bom ke Pemakaman Sorido

Sekalipun suasana ini diliputi rasa duka, tetapi kita harus ikhlas dan tidak pernah hilang atas rasa percaya dan sukacita yang telah Tuhan perbuat

Tayang:
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
PELEPASAN JENAZAH - Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra saat menyampaikan ucapan dukacita kepada pihak keluarg korban ledakan bom bekas peninggalan Perang Dunia II di lokasi pemakaman Pemakaman Umum Sorido, Kabupaten Biak Numfor, Senin (1/6/2026).  

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Suasana duka menyelimuti keluarga korban ledakan bom sisa Perang Dunia II saat ibadah pelepasan jenazah digelar di ruang jenazah RSUD Biak, sebelum para korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sorido, Kabupaten Biak Numfor, Senin (1/6/2026). 

Baca juga: Kodam XVII Cenderawasih Pastikan Ledakan Bom di Biak dari Peninggalan Perang Dunia II

 Tangis keluarga korban dan kerabat pecah mengiringi prosesi penghormatan terakhir bagi lima korban tragedi nahas yang terjadi sehari sebelumnya.

Ibadah pelepasan dipimpin Ketua PGPI Kabupaten Biak Numfor, Pdt Gideon Kawer, dan dihadiri Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra bersama jajaran pemerintah daerah, pihak keluarga, serta kerabat korban.

Suasana haru tampak menyelimuti ruang jenazah ketika keluarga memberikan penghormatan terakhir kepada para korban sebelum diberangkatkan menuju lokasi pemakaman.

Kelima korban itu antara lain, Moris Raubaba (24), pekerjaan nelayan yang merupakan warga Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Kemudian korban kedua, Delfin Raubaba (41), pekerjaan nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor. 

Baca juga: Polda Papua Terjunkan Tim Penjinak Bom ke Biak Numfor Pasca Ledakan Tewaskan 5 Warga

Korban ketiga, Karmila Ayorbaba (25), ibu rumah tangga yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Korban keempat atas nama Isrel Raubaba (5 tahun), seorang anak yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor

Korban kelima atas nama Isra Raubaba (7 tahun), seorang pelajar yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor. 

Baca juga: Puluhan Warga Mengungsi Akibat Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak

Pada kesempatan itu, Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas peristiwa yang merenggut nyawa lima warga tersebut. 

Ia mengatakan pemerintah daerah turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga korban dan berharap seluruh keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi musibah tersebut.

“Kita sebagai umat yang percaya apa yang Tuhan lakukan itulah yang terbaik. Sekalipun suasana ini diliputi rasa duka, tetapi kita harus ikhlas dan tidak pernah hilang atas rasa percaya dan sukacita yang telah Tuhan perbuat dalam kehidupan kita,” ujar Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra usai ibadah pelepasan jenazah.

Orang nomor satu di Kota Karang ini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam penanganan pasca kejadian, mulai dari proses evakuasi hingga pendampingan terhadap keluarga korban.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat akibat ledakan bom sisa perang tersebut.

Baca juga: Ledakan Fandoi dan Kisah Sisa Keturunan Biak yang Selamat Dari PD II

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved