Rabu, 29 April 2026

Pemkab Mimika

Isu BBM Naik 4 April? Bupati Mimika Langsung Cek Stok: Aman Hingga 12 Hari

Ia juga menegaskan stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Mimika masih aman dan diperkirakan cukup untuk 12 hari ke depan.

Tribun-Papua.com
KEBIJAKAN WFH MIMIKA - Bupati Mimika, Johannes Rettob memberikan keterangan terkait isu penerapan Work From Home (WFH) dan efisiensi BBM di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (31/3/2026). (Feronike Rumere). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Mimika menyebut belum ada kebijakan resmi terkait WFH maupun efisiensi BBM dari pemerintah pusat. 
  • Stok BBM di Mimika dipastikan aman hingga 12 hari ke depan dan akan kembali disuplai awal April 2026. Harga BBM eceran di lapangan juga masih terpantau stabil, dan masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Bupati Mimika, Provinsi Papua Tengah, Johannes Rettob memastikan hingga kini belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan Work From Home (WFH). 

Ia juga menegaskan stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Mimika masih aman dan diperkirakan cukup untuk 12 hari ke depan.

Menurutnya, pemerintah daerah belum menerima surat edaran maupun kebijakan terbaru terkait pengaturan BBM, termasuk kebijakan efisiensi yang sempat disampaikan di tingkat kementerian.

“Memang di kementerian ada penyampaian terkait kebijakan efisiensi, seperti Work From Anywhere (WFA), tetapi itu belum sampai ke pemerintah daerah,” ujarnya di  Mimika, Selasa (31/3/2026). 

Baca juga: Bupati Biak Numfor Optimis Raih WTP Usai Serahkan LKPD 2025 Unaudited Tepat Waktu ke BPK

Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi tersebut dilakukan pemerintah pusat sebagai salah satu upaya penghematan penggunaan bahan bakar.

“Kalau di pemerintah pusat mereka melakukan efisiensi, salah satunya bekerja dari rumah untuk menghemat bahan bakar,” jelasnya.

Terkait ketersediaan BBM di wilayah Mimika, Johannes memastikan stok masih dalam kondisi aman untuk beberapa hari ke depan.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan BBM, baik avtur, minyak tanah, bensin, maupun solar.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Wamena Papua Pegunungan: 11 Orang Tewas, Kerugian Mencapai Rp6 Miliar

“Stok BBM kita masih aman untuk sekitar 12 hari ke depan. Dalam pengertian stok yang ada saat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan pasokan BBM tambahan akan kembali masuk pada awal April 2026.

“Nanti tanggal 1 April sudah masuk lagi. Ini kan dihitung berdasarkan kuota yang masuk, jadi kuota kita masih aman. Tinggal menunggu kapal masuk untuk distribusi berikutnya,” tandasnya.

Bupati mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan BBM di Mimika masih terkendali.

Sementara itu, dari pantauan Tribun-Papua. com, Pukul 11.36 WIT. Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kios eceran di Jalan Hasanudin masih terpantau normal dan belum mengalami kenaikan.

Baca juga: Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Entrop, Harga BBM di Jayapura Belum Naik

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved