Selasa, 5 Mei 2026

Pemkab Sarmi

DLH Sarmi Gandeng Gereja Tanam 850 Bibit Pinang dan Durian

Setiap jemaat menerima 50 bibit tanaman yang terdiri dari berbagai jenis pohon bermanfaat. Aksi ini merupakan wujud sinergi antara

Tayang:
Tribun-Papua.com/Anderson Esris
PEMKAB SARMI - Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) tahun 2025, DLH membagikan 850 bibit tanaman kepada 17 jemaat untuk ditanam, Sabtu (20/9/2025). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) Tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarmi, Papua melaksanakan aksi peduli lingkungan, pada Sabtu, (20/9/2025) dengan membagikan 850 bibit tanaman kepada 17 jemaat atau umat gereja di lingkup Klasis Sarmi Barat.

Setiap jemaat (gereja) menerima 50 bibit tanaman yang terdiri dari berbagai jenis pohon bermanfaat. Aksi ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di wilayah pesisir dan pegunungan Sarmi.

Baca juga: KPU Papua Resmi Menetapkan Mari-Yo Sebagai Gubernur

Jenis tanaman yang dibagikan dalam kegiatan ini antara lain: Pucuk Merah sebanyak 170 pohon, Pinang 170 pohon, Cemara Gunung 170 pohon, Durian 170 pohon, dan Ketapang 170 pohon. Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki fungsi ekologis dan ekonomis untuk masyarakat.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para pendeta dan jemaat gereja yang tergabung dalam Klasis Sarmi Barat. Mereka menyatakan komitmennya untuk merawat dan menanam bibit tersebut di halaman gereja, rumah warga, dan titik-titik strategis lainnya.

Baca juga: Cara Mengurus SKPWNI saat Ingin Pindah Domisili

Koordinator kegiatan dari DLH Sarmi, Yonas Samoa, menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat gereja dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Ini bukan sekadar pembagian bibit, tetapi bagian dari gerakan perubahan pola pikir tentang pentingnya menjaga alam,” ujarnya.

Selain pembagian bibit, pihak gereja juga melaksanakan kegiatan penanaman serentak dan bersih-bersih lingkungan sebagai bagian dari rangkaian peringatan World Cleanup Day. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan kini telah menjadi bagian dari kehidupan spiritual masyarakat.

Baca juga: Perbandingan Spek dan Harga HP Samsung Galaxy A07 dengan Samsung Galaxy A17 5G

Dinas Lingkungan Hidup berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan warga dinilai sangat efektif dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Dengan semangat WCD 2025, DLH Sarmi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kesadaran lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Sarmi sebagai bagian dari upaya pelestarian alam dan pembangunan hijau berkelanjutan.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved