Sabtu, 25 April 2026

Kamtibmas di Yahukimo

KKB dan Alam Hambat 4 Kali Upaya Evakuasi Penambang di Yahukimo

“Evakuasi pertama pada Senin gagal karena tim mendapat serangan dari KKB dan kondisi lokasi tidak

Tribun-Papua.com/Humas Polda Papua
APARAT DI YAHUKIMO – Personel gabungan di Yahukimo, Papua Pegunungan. Personel susah mengevakuasi penambang emas di Yahukimo sebab diserang KKB dan alam tidak mendukung. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Upaya evakuasi korban penambang liar yang diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah hukum Polres Yahukimo, Polda Papua kembali gagal.

Hingga Kamis (25/9/2025), tercatat sudah empat kali tim gabungan TNI-Polri berusaha mengevakuasi korban, namun selalu terkendala faktor keamanan dan alam.

Baca juga: Pemkab Biak Numfor Upayakan Pemilihan 254 Kepala Kampung Dilakukan Tahun 2025

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo, menjelaskan bahwa ada lima korban yang berada di dua lokasi berbeda. Namun, hingga kini proses evakuasi belum bisa dilakukan.

“Evakuasi pertama pada Senin gagal karena tim mendapat serangan dari KKB dan kondisi lokasi tidak menguntungkan. Selasa pun tidak berhasil karena cuaca ekstrem, hujan deras dan banjir. Hari ini, setelah 2,5 jam perjalanan, tim kembali terkendala karena sungai yang hendak diseberangi tidak bisa dilalui akibat bekas banjir,” ungkap Cahyo kepada wartawan di Jayapura Kamis (25/9/2025). 

Baca juga: 9 Tersangka Korupsi DD Lanny Jaya Terdiri Dari Pj Bupati Hingga Pimpinan Bank

Menurutnya, kondisi medan di Yahukimo sangat sulit dan berisiko tinggi.

Oleh karena itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik Pemda, TNI, maupun Polri, untuk menentukan langkah terbaik.

Baca juga: Lakalantas di Yapen, Mobil Avanza Terjun ke Jurang: Pengemudi L300 Keluar Jalur

“Ada dua opsi yang sedang dibahas, apakah evakuasi tetap dilanjutkan melalui jalur darat atau menggunakan jalur udara. Keduanya punya risiko, sehingga perlu perhitungan matang,” jelasnya.

Saat ditanya soal kondisi warga sekitar lokasi,Cahyo menyebut sementara tidak ada masyarakat yang terdampak langsung.

Baca juga: Skandal Korupsi Rp168 Miliar Dana Desa di Lanny Jaya, Polda Papua Tahan 9 Tersangka

Namun aparat tetap waspada karena wilayah tersebut rawan dan dikuasai oleh KKB.

“Korban yang terkonfirmasi hingga kini ada lima orang. Kalau ada temuan baru, kami pasti sampaikan kepada media,” ujarnya.

Baca juga: KPU Papua Pegunungan Bekali Staf Adaptasi Dengan Era Digital

Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kekerasan KKB di Papua yang kerap menyasar warga sipil.

Aparat gabungan terus melakukan upaya terbaik, namun medan berat dan ancaman serangan membuat evakuasi penuh risiko.

Baca juga: Perwakilan Kemenpora Tiba di Wamena Untuk Buka Kejuaraan Tarkam

“Keselamatan personel dan keberhasilan evakuasi adalah prioritas. Kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin,” tutup Kabid Humas Polda Papua," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved