Jumat, 12 Juni 2026

Penerbangan Internasional

Penerbangan Perdana Australia - Biak Dijadwalkan Tiba 28 September

Penerbangan Internasional ini dinilai menjadi pintu masuk penting untuk memperkuat posisi Biak sebagai destinasi wisata dan hubungan transportasi di

Tayang:
Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale
PENERBANGAN AIR NORTH - Kadishub Biak Numfor, Simon Rumaropen ketika wawancara, Jumat, (26/9/2025). Ia mengatakan setelah bandara Biak dikembalikan statusnya sebagai bandara Internasional, pesawat Air North dari Darwin, Australia yang akan mendarat pertama, dijadwalkan tiba pada 28 September 2025. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Simon Rumaropen mengatakan, penerbangan pesawat Air North dari Darwin, Australia, ke Biak akan tiba pada 28 September 2025 mendatang.

Penerbangan Internasional ini dinilai menjadi pintu masuk penting untuk memperkuat posisi Biak sebagai destinasi wisata dan hubungan transportasi di kawasan Pasifik.

Baca juga: DPRK Yapen Sahkan APBD Perubahan 2025, Fokus Selesaikan Utang Daerah

Simon menjelaskan, sebanyak kurang lebih 30 wisatawan asing akan tiba dengan penerbangan tersebut. Para penumpang dijadwalkan mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Biak sebelum melanjutkan perjalanan dengan kapal pesiar menuju Raja Ampat. 

“Ini adalah peluang strategis untuk mempromosikan Biak sekaligus menghidupkan kembali jalur penerbangan Internasional dari Darwin,” ujarnya saat ditemui di Biak, Jumat (26/9/2025)

Baca juga: Jenazah Indra Wardana Ditemukan, Korban Penembakan di Asmat Ditembak dan Diikat

Untuk memastikan kelancaran penerbangan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Angkasa Pura, Karantina, Imigrasi, Bea Cukai, dan instansi teknis lain. Persiapan menyangkut pelayanan di bandara, fasilitas CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), serta FAL (Facilitation) menjadi perhatian utama. 

“Kesiapan bandara dan sarana pendukungnya harus memenuhi standar. Ini prioritas, apalagi status Bandara Frans Kaisiepo sudah dikembalikan sebagai bandara Internasional,” kata Simon.

Baca juga: Keseruan Honda Bikers Day 2025 Akan Hadir di Tiga Pulau Besar se-Indonesia

Pada tahun-tahun sebelumnya penerbangan Air North ke Biak dilaksanakan dua kali dalam setahun. Dengan status Internasional yang telah aktif kembali, evaluasi penerbangan akan dilakukan setiap enam bulan sesuai persyaratan yang berlaku.

Meski jumlah penumpang masih terbatas, Simon menilai penerbangan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan konektivitas Biak. “Kehadiran penerbangan Darwin ke Biak bukan sekadar soal wisatawan, tetapi juga membuka peluang besar bagi perdagangan dan sektor lainnya,” tegasnya.

Baca juga: Dua Pendulang Korban KKB di Yahukimo Dievakuasi, Polisi: Hentikan Tambang Ilegal

Dengan kembalinya penerbangan Air North, Biak diharapkan semakin dikenal sebagai gerbang udara Papua yang menghubungkan Indonesia dengan kawasan Pasifik.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved