Penerbangan Internasional
Penerbangan Perdana Australia - Biak Dijadwalkan Tiba 28 September
Penerbangan Internasional ini dinilai menjadi pintu masuk penting untuk memperkuat posisi Biak sebagai destinasi wisata dan hubungan transportasi di
Penulis: Fiona Sihasale | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Simon Rumaropen mengatakan, penerbangan pesawat Air North dari Darwin, Australia, ke Biak akan tiba pada 28 September 2025 mendatang.
Penerbangan Internasional ini dinilai menjadi pintu masuk penting untuk memperkuat posisi Biak sebagai destinasi wisata dan hubungan transportasi di kawasan Pasifik.
Baca juga: DPRK Yapen Sahkan APBD Perubahan 2025, Fokus Selesaikan Utang Daerah
Simon menjelaskan, sebanyak kurang lebih 30 wisatawan asing akan tiba dengan penerbangan tersebut. Para penumpang dijadwalkan mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Biak sebelum melanjutkan perjalanan dengan kapal pesiar menuju Raja Ampat.
“Ini adalah peluang strategis untuk mempromosikan Biak sekaligus menghidupkan kembali jalur penerbangan Internasional dari Darwin,” ujarnya saat ditemui di Biak, Jumat (26/9/2025)
Baca juga: Jenazah Indra Wardana Ditemukan, Korban Penembakan di Asmat Ditembak dan Diikat
Untuk memastikan kelancaran penerbangan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Angkasa Pura, Karantina, Imigrasi, Bea Cukai, dan instansi teknis lain. Persiapan menyangkut pelayanan di bandara, fasilitas CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), serta FAL (Facilitation) menjadi perhatian utama.
“Kesiapan bandara dan sarana pendukungnya harus memenuhi standar. Ini prioritas, apalagi status Bandara Frans Kaisiepo sudah dikembalikan sebagai bandara Internasional,” kata Simon.
Baca juga: Keseruan Honda Bikers Day 2025 Akan Hadir di Tiga Pulau Besar se-Indonesia
Pada tahun-tahun sebelumnya penerbangan Air North ke Biak dilaksanakan dua kali dalam setahun. Dengan status Internasional yang telah aktif kembali, evaluasi penerbangan akan dilakukan setiap enam bulan sesuai persyaratan yang berlaku.
Meski jumlah penumpang masih terbatas, Simon menilai penerbangan ini menjadi sinyal positif bagi masa depan konektivitas Biak. “Kehadiran penerbangan Darwin ke Biak bukan sekadar soal wisatawan, tetapi juga membuka peluang besar bagi perdagangan dan sektor lainnya,” tegasnya.
Baca juga: Dua Pendulang Korban KKB di Yahukimo Dievakuasi, Polisi: Hentikan Tambang Ilegal
Dengan kembalinya penerbangan Air North, Biak diharapkan semakin dikenal sebagai gerbang udara Papua yang menghubungkan Indonesia dengan kawasan Pasifik.(*)
Tribun-Papua.com
Petugas Bandara Frans Kaisepo
Bandara Frans Kaisepo
Bandara Biak Numfor
Dishub Biak Numfor
Dinas Perhubungan Biak Numfor
Penerbangan Australia - Biak
Penerbangan Darwin Australia - Biak
penerbangan internasional
| Jadwal Kapal Pelni KM Lawit Voyage 12.2026, Mulai Berlayar pada 20 Juni 2026 |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni Timika-Merauke Juni 2026, Cek Harga Tiket KM Tatamailau setelah Diskon |
|
|---|
| Pria 53 Tahun di Jayapura Tega Rudapaksa Siswi SMP saat Berangkat Sekolah, HP Korban Dijarah |
|
|---|
| Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo Terbaru 12-19 Juni 2026, Berlayar dari Manokwari Besok Pagi |
|
|---|
| Dikorbankan, 271 PPPK Paruh Waktu Sorong Protes Formasi PNS 2021: Tak Pernah Honorer tapi Dapat SK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/msaksiadkasdakjgmskasaiskdasjdashda.jpg)